Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 21 November 2018 | 03:54 WIB

Rizieq Sebut Pencekalan Ulah Rezim Pemerintah RI

Oleh : Ray Muhammad | Jumat, 19 Oktober 2018 | 19:00 WIB

Berita Terkait

Rizieq Sebut Pencekalan Ulah Rezim Pemerintah RI
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab bicara banyak soal pencekalan terhadap dirinya kembali ke Indonesia dari Arab Saudi melalui tayangan video yang ramai tersebar di aplikasi perpesanan instan, Jumat (19/10/2018).

Di hadapan sejumlah jamaah, Rizieq mengatakan masalah pencekalan kembali pulang ke Tanah Air masih diproses. Dalam video yang diduga diambil di Arab Saudi itu, Rizieq bicara dengan nada suara berapi-api.

"Persoalan ini masih diproses dan yang kami tahu, proses ke Saudi ini butuh waktu. Pemerintah Saudi ini memperhatikan kita dengan baik, dengan bagus. Tidak ada masalah," ujar Rizieq dalam tayangan video.

Ia menuturkan, persoalan pencekalan yang menimpa dirinya bukan berasal dari pemerintah Saudi. Menurutnya, semua ini disebabkan oleh pemerintah Indonesia.

"Ini semua masalahnya bukan datang dari Saudi. Datangnya dari negeri kita dan yang memberi masukan-masukan lewat operasi intelijen hitam yang ingin menghancurkan kita," katanya.

Lebih jauh, dia menegaskan bahwa pihak yang membuatnya kesusahan hingga tertahan di Saudi sampai saat ini adalah gegara rezim pemerintahan Indonesia saat ini yang tak suka dengan sikap kritisnya.

"Bukan pemerintah sini (Saudi) yang membuat kita susah. Siapa yang membuat susah? Adalah rezim yang masih tidak puas. Balas dendam politik karena jagoannya kalah di Pilkada Jakarta. Mau tangkap kita, nggak bisa," tuturnya.

Rizieq menilai, pemerintahan Jokowi sudah sakit hati terhadapnya dan ingin membungkam dirinya dan jamaahnya. Untuk itu, menurutnya pemerintah Indonesia tak berkenan Rizieq kembali ke Tanah Air lantaran dikhawatirkan kembali membuat onar.

"Kita setahun ada di Mekkah aman, nyaman. Mereka sakit hati lalu ada politisi-politisi datang ke sini. Seperti Pak Prabowo datang, Pak Amien Rais datang juga. Di sini sepakat ijtima ulama. Mereka (pemerintah) panik, kalang kabut semua lalu cari cara bagaimana membungkamnya. Jadilah ada pencekalan, laporan tidak benar. Intinya ingin membungkam saya jadi takut, mau ngomong begini takut. Ya sudah jangan ngomong saja biar nggak ditangkap. Nggak!" bebernya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi pihak pemerintah terkait pernyataan Habib Rizieq dalam video yang beredar itu.

Komentar

Embed Widget
x