Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 13 November 2018 | 08:50 WIB

Demokrat Sebut Pidato Jokowi Menghibur, Tapi..

Oleh : Ivan Setyadhi | Senin, 15 Oktober 2018 | 05:38 WIB

Berita Terkait

Demokrat Sebut Pidato Jokowi Menghibur, Tapi..
(Foto: twitter)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Sekretari Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Rachland Nashidik membuat sejumlah cuitan berantai menanggapi pidato Presiden Joko Widodo di acara IMF, Bali.

Menurutnya Rachland dalam akun @RachlanNashidik, pidato Presiden Jokowi yang menyinggung game online cukup menghibur disamping berpolitik.

Pidato Jokowi di ajang IMF, memang membuat para delegasi dari berbagai negara tertawa karena Jokowi menyinggung kondisi ekonomi global seperti game Of Throne yang masyur itu.

Namun Rachland juga menyinggung dibalik terhiburnya para delegasi IMF oleh pidato Jokowi, banyak janji-janji Jokowi yang belum terpenuhi hingg diujung kepemimpinannya.

Mulai dari janji ekonomi Indonesia yang meroket, dollar hanya Rp 10 ribu, pembelian kembali Indosat, hingga janji katanya pemulihan Palu setelah gempa dan tsunami kembali normal dalam seminggu.

Hingga akhirnya rachland menyinggung bahwa fungsi menghibur adalah untuk sejenak melupakan masalah atau kesulitan hidup yang nyata.

1. Masih tentang pidato pak @jokowi. Saya yakin, disamping politik, keahlian Presiden kita itu menghibur. Buktinya, tamu-tamu AM IMF-WB yang dimintai komentar, semua sambil tertawa memuji pidato Pak Jokowi. Tak salah lagi, Pak Jokowi berhasil membuat mereka merasa terhibur.

2. Bukti kemampuan Presiden menghibur sebenarnya banyak. Presiden misalnya pernah menghibur mereka yang sangsi atas kinerjanya dalam bidang ekonomi dengan mengatakan pertumbuhan ekonomi akan "meroket". Orang tak akan lupa bagaimana tangan Presiden mengilustrasikan "meroket" itu.

3. Sebelumnya, saat kampanye, Pak Jokowi menghibur mereka yang terpukau oleh politik ekonomi populis-nasionalistis, dengan mengatakan US Dollar akan jadi cuma Rp. 10 ribu. Indosat akan dibeli balik. Dan jutaan lapangan kerja akan terbuka. Tentu, syaratnya beliau jadi Presiden.

4. Baru-baru ini, Presiden menghibur bangsa yang berduka akibat bencana alam beruntun, dengan mengatakan pemerintahnya meyakini Palu akan normal dalam sepekan. Siapa yang tak terhibur oleh janji itu? Sayang, dari Palu setelah itu kita justru mendengar kabar orang mati kelaparan.

5. Tentang ketahanan pangan, Presiden juga pernah pidato berapi-api mengecam kebijakan impor dan rente ekonomi di baliknya. Tentu mafia pangan mukanya kecut mendengar itu. Tapi para petani dan nelayan tentu terhibur karena menyangka kebijakan Presiden akan memihak nasib mereka.

7. Kembali pada AM IMF-WB di Bali. Tentu IMF dan WB lega, senang, memuji. Bukan cuma pidato itu unik, tak terpikir oleh Presiden lain dan tak ada presedennya dalam sejarah dunia. Tapi karena mereka disindir pun tidak. Padahal Presiden pernah pidato tajam mengkritisi IMF dan WB.

8. Kini hajat kolosal di Bali kelar. Apa hasilnya? Adakah sikap Indonesia atau gagasan Presiden yang diadopsi IMF-WB bagi pengelolaan ekonomi global? Namun sejumlah komitmen ekonomi yang diteken di sana kelihatannya cukup menghibur. Bangsa ini sedang sangat butuh harapan. Apapun.

9. Tentang bukti keunggulan Presiden menghibur, pembaca bisa menambahi sendiri. Saya cuma mau mengingatkan: fungsi hiburan adalah membuat kita lupa sejenak pada masalah atau kesulitan hidup yang nyata. Dari sisi membuat lupa itu, Presiden kita sungguh sukses dan banyak jasanya.


Komentar

Embed Widget
x