Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 08:40 WIB

Sebut Prabowo Kurang Serius Nyapres

Soal Andi Arief, Demokrat Punya Mekanisme Internal

Oleh : Happy Karundeng | Minggu, 14 Oktober 2018 | 04:05 WIB

Berita Terkait

Soal Andi Arief, Demokrat Punya Mekanisme Internal
Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, Imelda Sari - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, Imelda Sari mengatakan partainya pasti akan menjalankan mekanisme internal partai untuk memperingati Wasekjen Daemorat Andi Arief yang diketahui beberapa kali melayangkan kritik tajam kepada Capres Prabowo Subianto yang ikut diusung partainya sendiri itu.

"Saya kira itu ada mekanisme internal kita yang dilakukan oleh pihak kami. Tentu akan ada secara interen dari sekjen atau pimpinan yang akan memberikan klarifikasi dan penjelasan," katanya kepada INILAHCOM, Sabtu (13/10/2018).

Ia pun menolak berkomentar saat ditanya apa ada sanksi yang akan diberkan. Ia menegaskan saat ini semua masih ada di tangan Ketua Umum Partai Demokrat yang sekarang tengah berada di Negeri Jiran.

"Itu bukan urusan saya karena saya juga belum ngecek. Toh sekarang juga ketua umum sedang berada di Malaysia untuk mendapatkan gelar dontor honorus kausa, sehingga saya belum tahu juga apa yang terjadi saat ini. Itu aja ya," tandasnya.

Sebagaimana diberitakan, Andi Arief menyuarakan kritikan kepada Calon Presiden no 02 Prabowo Subianto yang diusung Partainya. Lewat akun twitternya, Andi menyebut Prabowo kurang serius menghadapi Pilpres 2019. Prabowo dianggap kurang aktif untuk berkampanye keliling Indonesia.

Berikut rangkuman kicauan Andi Arief dikutip INILAHCOM

"Ini otokritik: Kalau dilihat cara berkempanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu @sandiuno atau Pak Prabowo ya. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden.

"Pilpres itu memilih Presiden, jadi kalau Pak Prabowo tidak mau keliling indonesia Aktif, gak ada rumus ajaib untuk menang. Kalau Pak Prabowo agak males2an, kan gak mungkin partai pendukungnya super aktif"

"Pasti banyak yang gak suka soal kriik saya atas males2an Pak Prabowo keliling aktif ke Indonesia ini. Tapi percayalah kalau direnungkan bagaimana mungkin kemenangan mengejar orang yang malas?"

"Enam bulan adalah waktu yang terlalu pendek dalan politik. Pak Prabowo harus keluar dari sarang kertanegara, kunjungi rakyat, sapa, peluk cium dan sampaikan apa yang akan dilakukan kalau menang di tengah ekonomi yg sulit ini. Sekian kritik saya"

"Mumpung partai2 pendukung Pak Jokowi sibuk untuk lolos PT ketimbang urus Pak Jomowi, harusnya Pak Prabowo aktif keliling, menembus Indonesia mendulang suara. Hanya dengan bertemu rakyat maka pintu istana akan terbuka," tulisnya" [hpy]

Komentar

Embed Widget
x