Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 19:09 WIB

Sebut Prabowo Kurang Serius Nyapres

Ini Kata PKS Soal Cuitan Andi Arief

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 08:01 WIB

Berita Terkait

Ini Kata PKS Soal Cuitan Andi Arief
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera juga ikut merespon kicauan Wasekjen Demokrat Andi Arief yang menyebut Capres Prabowo Subianto kurang serius.

"Pak Prabowo semangat dan penuh perhitungan. Sandi masuk ke banyak segmen Emak2 militan dan milenial dan Pak Prabowo punya massa fanatik kalangan yang rindu kepemimpinan tegas dan berpihak pada rakyat," katanya kepada INILAHCOM, Jumat (12/10/2018).

"Pernyataan Andi Arief mungkin bagian dari keinginan agar lebih tinggi lagi speed nya," sambungnya.

Ia pun menjelaskan, meski kritikan untuk Prabowo datang dari Andi Arief yang notabene adalah kader Partai Demokrat yang mengusung Prabowo-Sandi, hubungan kedua partai dalam koalisi tetap erat terjalin.

"Biasa dinamika dan semua tetap menyatu memenangkan Prabowo-Sandi," jelasnya.

Sebagaimana diberitakan, Andi Arief menyuarakan kritikan kepada Calon Presiden no 02 Prabowo Subianto yang diusung Partainya. Lewat akun twitternya, Andi menyebut Prabowo kurang serius menghadapi Pilpres 2019. Prabowo dianggap kurang aktif untuk berkampanye keliling Indonesia.

Berikut rangkuman kicauan Andi Arief dikutip INILAHCOM

"Ini otokritik: Kalau dilihat cara berkempanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu @sandiuno atau Pak Prabowo ya. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden.

"Pilpres itu memilih Presiden, jadi kalau Pak Prabowo tidak mau keliling indonesia Aktif, gak ada rumus ajaib untuk menang. Kalau Pak Prabowo agak males2an, kan gak mungkin partai pendukungnya super aktif"

"Pasti banyak yang gak suka soal kriik saya atas males2an Pak Prabowo keliling aktif ke Indonesia ini. Tapi percayalah kalau direnungkan bagaimana mungkin kemenangan mengejar orang yang malas?"

"Enam bulan adalah waktu yang terlalu pendek dalan politik. Pak Prabowo harus keluar dari sarang kertanegara, kunjungi rakyat, sapa, peluk cium dan sampaikan apa yang akan dilakukan kalau menang di tengah ekonomi yg sulit ini. Sekian kritik saya"

"Mumpung partai2 pendukung Pak Jokowi sibuk untuk lolos PT ketimbang urus Pak Jomowi, harusnya Pak Prabowo aktif keliling, menembus Indonesia mendulang suara. Hanya dengan bertemu rakyat maka pintu istana akan terbuka," tulisnya" [hpy]

Komentar

Embed Widget
x