Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:31 WIB

Polri Minta Napi yang Kabur di Palu Serahkan Diri

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 11 Oktober 2018 | 20:21 WIB

Berita Terkait

Polri Minta Napi yang Kabur di Palu Serahkan Diri
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kemenkumham dan Polri mengultimatum para narapidana (napi) yang masih kabur dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Palu dan Kabupaten Donggala pasca-gempa untuk segera menyerahkan diri sebelum dimasukan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sampai saat ini, tercatat ada 1.602 warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau napi yang masih melarikan diri usai peristiwa bencana alam tersebut.

"Terhadap seluruh warga binaan lapas, LPKA, Rutan dan cabang rutan diberikan batas waktu sampai tanggal 16 Oktober 2018 agar kembali melapor unyuk menjalani sisa masa penahanan, bila tidak melapor maka akan dibuatkan DPO," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Kamis (11/10/2018).

Dedi mengungkapkan data terbaru Napi yang masih melarikan diri. Pada Lapas Klas II A Palu yang kabur sebanyak 647, sedangkan sudah kembali ke tahanan 27 orang. Kemudian di LPKA Klas II Palu, yang masih belum lapor sebanyak 28 napi, dan yang sudah kembali hanya satu orang.

Lalu, LPP Klas III Palu dari total warga binaan sebanyak 87 orang, tidak ada satupun yang kembali ke dalam lapas. Selanjutnya, Rutan Klas IIA Palu yang masih melarikan diri sebanyak 447 Napi dan yang sudah kembali hanya 18 orang.

Setelah itu, Rutan Klas IIB Donggala, Napi yang masih melarikan diri sebanyak 333 orang dan kembali ke Rutan hanya sembilan orang. Lalu, Rutan Parigi, yang masih melarikan diri 60 orang dan 177 diantaranya telah mendekam dibalik sel.

"Dengan demikian jumlah warga binaan yang diluar atau melarikan diri sebanyak 1.602 orang," ucap Dedi. [ton]

Komentar

Embed Widget
x