Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:30 WIB

Suap Bupati Malang Diduga untuk Bayar Kampanye

Oleh : Ivan Setyadhi | Kamis, 11 Oktober 2018 | 19:23 WIB

Berita Terkait

Suap Bupati Malang Diduga untuk Bayar Kampanye
Bupati Malang Rendra Kresna - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bupati Malang Rendra Kresna dijadikan tersangka dalam dua kasus sekaligus. Dia diduga menerima suap untuk membayar utang kampanye Kabupaten Malang tahun 2010.

Hal itu seperti disampaikan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat menggelar konfrensi pers di kantornya, Kamis (11/10/2018).

"Setelah bupati menjabat dilakukan proses pengumpulan fee proyek di Kabupaten Malang, untuk kebutuhan pembayaran utang dana kampanye yang sudah dikeluarkan sebelumnya," kata Saut.

Saut melanjutkan Rendra ditetapkan sebagai tersangka suap bersama Ali Murtopo, pihak swasta, yang merupakan bagian tim sukses pada Pilkada Kabupaten Malang 2010. Rendra diduga menerima suap dari Ali sebesar Rp3,45 miliar.

Ketika menjabat pada periode pertamanya itu, Rendra menaruh perhatian pada proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, yang saat itu mendapat Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan di tahun 2010, 2011, 2012, dan 2013, khususnya proyek pengadaan buku dan alat peraga pendidikan tingkat SD serta SMP.

"Dalam melakukan perbuatannya RK diduga bersama-sama dengan mantan tim sukses saat pilkada pada tahun 2010 dilakukan dan berupaya mengatur proses lelang pada pengadaan barang dan jasa secara elektronik," ujar Saut.

Selain menerima suap, Rendra juga diduga menerima gratifikasi selama menjabat Bupati Malang dua periode, 2010-2015 dan 2016-2021. Rendra, yang telah mundur sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Timur bersama Eryk Armando Talla diduga menerima gratifikasi sekitar Rp3,55 miliar.

"Penerimaan gratifikasi oleh RK dan EAT (Eryk Armando Talla) diduga terkait dengan sejumlah proyek di dinas Kabupaten Malang," demikan Saut menyampaikan. [ton]

Komentar

Embed Widget
x