Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:24 WIB

Diperiksa Kasus Dugaan Hoaks Ratna Sarumpaet

Ini Kata Polisi Soal Perubahan Sikap Amien Rais

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 11 Oktober 2018 | 12:40 WIB

Berita Terkait

Ini Kata Polisi Soal Perubahan Sikap Amien Rais
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono merespon soal perubahan sikap politikus senior PAN Amien Rais sebelum dan sesudah dimintai keterangannya sebagai saksi kasus dugaan penyebaran hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Sebelum pemeriksaan, Amien terlihat tegang bahkan berapi-api. Namunusai pemeriksaan, mantan ketua MPR ini terlihat lebih tenang bahkan memuji penyidik Polda Metro Jaya. Argo menyebut Amien diperiksa sesuai prosedur dengan kenyamanan. Pasalnya ia adalah seorang negarawan.

"Ya kita melihat yang bersangkutan adalah negarawan. Kemudian pernah memimpin bangsa Indonesia dan juga orang tua. Kita lakukan penghormatan," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (11/10/2018).

Ia menjelaskan, ada beberapa pertanyaan yang dilontarkan penyidik kepada Amien Rais. Namun, sebelum masuk pertanyaan pokok, penyidik menanyakan latar belakang Amien Rais.

"Pertama adalah berkaitan dengan latar belakang beliau. Itu kan SOP-nya pemeriksaan di berita acara," ujarnya.

Di dalam pertanyaan pokok, penyidik menanyakan Amien Rais soal pengetahuannya tentang kabar hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet yang sempat viral di dunia maya. "Kemudian juga kami menanyakan dapat mengetahui berita itu dari mana. Kan gitu. Kemudian siapa saja," ucap Argo.

Terkait kesalahan penulisan nama, yang sempat dikeluhkan Amien, Argo enggan komentar. Menurutnya pertanyaan itu harusnya dilayangkan untuk Amien.

"Saya rasa untuk perasaan pak Amien bisa tanyakan ke pak Amien sendiri ya. Kami nggak bisa menyimpulkan makna di sana. Saya rasa yang bersangkutan kan tetep dateng. Menghadiri panggilan polisi. Itu lah jiwa kenegaraan beliau. Itu udah semuanya kami klarifikasi di-BAP. Seperti nama maupun apa udah kami klarifikasi," pungkasnya.

Diketahui, pihak kepolisian telah mengagendakan pemanggilan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) pada Rabu (10/10/2018) setelah Amien mangkir saat pemanggilan pertama pada Jumat (5/10/2018) untuk menjadi saksi atas kasus Ratna Sarumpaet.

Sebelumnya, Ratna ditangkap jajaran Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Terminal II Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (4/10/2018). Penangkapan ini dilakukan setelah polisi melakukan koordinasi dengan Ditjen Imigrasi dengan melayangkan surat permintaan pencekelalan.

Ratna pun telah ditetapkan sebagai tersangka dengan disangkakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan Undang-Undang ITE Pasal 28 juncto Pasal 45 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Komentar

Embed Widget
x