Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 08:48 WIB

KPK Kejar Uang Negara Lewat Sidang PT DGI

Oleh : Ivan Sethyadi | Kamis, 11 Oktober 2018 | 10:32 WIB

Berita Terkait

KPK Kejar Uang Negara Lewat Sidang PT DGI
Juru Bicara KPK Febri Diansyah - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Juru Bicara KPK Febri Diansyah memastikan aspek kerugian negara menjadi salah satu yang akan digali lewat persidangan PT Duta Graha Indah Konstruksi (PT DGIK).

PT DGIK sendiri sat ini telah berubah nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjiniring (PT NKE).

"Aspek kerugian negara dan pihak-pihak yang diuntungkan dari korupsi tersebut juga akan diuraikan," kata Febri lewat pesan singkat, Kamis (11/10/2018).

PT NKE merupakan korporasi pertama yang dijadikan tersangka oleh KPK. PT DGIK dijerat pasal korporasi setelah adanya aturan baru dari Mahkamah Agung (MA) Nomor 13 Tahun 2016.

PT DGIK diduga terlibat kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus pada Universitas Udayana, Bali. PT DGIK disinyalir berperan sebagai kontraktor yang menggarap proyek pembangunan RS Pendidikan Khusus pada Universitas Udayana.

PT DGIK diduga telah merugikan negara sekira Rp25 miliar dari nilai total proyek sebesar Rp138 miliar. Belakangan, KPK mengendus adanya praktik korupsi yang melibatkan PT DGIK dalam enam proyek lainnya. Enam proyek tersebut yakni, pembangunan Gedung RS Pendidikan di Universitas Mataran dan pembangunan gedung BP2IP di Surabaya.

Kemudian, pembangunan gedung RSUd di Kabupaten Dharmasraya/Sungai Dareh, pembangunan gedung Cardiac di RS Adam Malik Medan, pembangunan ruang paviliun di RS Adam Malik Medan, serta pembangunan gedung RS Inspeksi Tropis di Surabaya. [rok]

Komentar

Embed Widget
x