Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 08:42 WIB

Polisi Klarifikasi Soal Tanggal Pemeriksaan Amien

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 10 Oktober 2018 | 14:04 WIB

Berita Terkait

Polisi Klarifikasi Soal Tanggal Pemeriksaan Amien
Politikus Senior PAN Amien Rais - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya menglarifikasi tekait tanggal pemanggilan yang dipersoal Politikus Senior PAN Amien Rais sebelum menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus penyeberan berita bohong atau hoax terkait penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet.

Ia menjelaskan, tanggal 2 Oktober 2018 kasus sudah naik ke penyidikan atas dasar laporan polisi. Memang dalam suatu kasus di kepolisian terkadang ada yang berdasarkan laporan polisi.

"Tanggal 2 sudah naik ke penyidikan, sudah ada laporan polisi. Jadi dasarnya jangan penangkapan Bu Ratna Sarumpaet. Tanggal 2 itu muncul LP" katanya saat dikonfirmasi, Rabu (10/10/2018).

Untuk itu Argo menegaskan semua proses penyidikan sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Dia menyebut semua proses telah dilalui sebagaimana mestinya oleh penyidik.

"Sudah (sesuai prosedur). Melalui penyelidikan, proses penyelidikan seperti apa, kemudian muncul laporan polisi," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, Mantan Ketua MPR sekaligus politisi senior PAN Amien Rais memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoax terkait penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet, Rabu (10/10/2018).

Sebelum memasuki ruang pemeriksaan, Amien sempat mempertanyakan pemanggilannya untuk menjadi saksi dengan mengutip pernyataan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto yang menyebut pemanggilan Amien berdasarkan keterangan Ratna Sarumpaet.

"Ini surat panggilan untuk saya tanggal 2 Oktober yang katanya berdasarkan keterangan Sarumpaet, padahal Sarumpaet ditangkap tanggal 4 Oktober. Ini sangat janggal. Tanggal 2, Sarumpaet belum memberi keterangan apapun ke polisi," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018).

Diketahui, pihak kepolisian telah mengagendakan pemanggilan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) pada Rabu (10/10/2018) setelah Amien mangkir saat pemanggilan pertama pada Jumat (5/10/2018) untuk menjadi saksi atas kasus Ratna Sarumpaet.

Sebelumnya, Ratna ditangkap jajaran Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Terminal II Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (4/10/2018). Penangkapan ini dilakukan setelah polisi melakukan koordinasi dengan Ditjen Imigrasi dengan melayangkan surat permintaan pencekelalan.

Ratna pun telah ditetapkan sebagai tersangka dengan disangkakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan Undang-Undang ITE Pasal 28 juncto Pasal 45 dengan ancaman 10 tahun penjara. [ton]

Komentar

Embed Widget
x