Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 20 November 2018 | 21:58 WIB

Guru Ini Cabuli Muridnya di UKS Berkali-kali

Selasa, 9 Oktober 2018 | 18:13 WIB

Berita Terkait

Guru Ini Cabuli Muridnya di UKS Berkali-kali
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Jombang - Guru SD (sekolah dasar) di Kecamatan Sumobito, Jombang tega mencabuli dua murid perempuannya di ruang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah). Bukan hanya sekali, guru berstatua pegawai negeri ini melakukannya berkali-kali.

Pelaku adalah KRS (34), warga Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung. Selama ini KRS mengajar di SDN Brudu, Kecamatan Sumobito. Sedangkan dua korbannya sebut saja Mawar dan Melati, bocah kelas VI yang merupakan warga setempat.

"Pelaku kita tangkap berikut barang bukti. Perbuatan tersebut dilakukan sejak Maret 2018. Saat ini kedua korban sudah kelas satu SMP," ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi, Selasa (9/10/2018).

Gatot mengungkapkan, terbongkarnya kasus asusila itu bermula ketika korban menceritakan petaka yang dialami kepada temannya. Selanjutnya, oleh sang teman, hal itu disampaikan kepada keluarga korban. Tentu saja, keluarga korban tidak terima hingga melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Berbekal laporan itu, korps berseragam coklat membekuk KRS. Pemeriksaan pun dilakukan. Kepada petugas, guru SD itu mengaku melakukan pencabulan berulang kali. Korban pertama dicabuli hingga sembilan kali, sedangkan korban kedua tembus 10 kali. Lokasi pencabukan juga berbeda-beda. Bahkan, pencabulan itu kerap dilakukan oleh KRS di ruang UKS.

Modusnya, pelaku pura-pura memanggil korban dan menyuruh mengambil sesuatu di ruang UKS. Padahal, KRS membuntuti muridnya dari belakang. Begitu korban masuk ruangan, KRS menyelinap masuk juga. Dia kemudian mengunci pintu ruangan tersebut.

Saat itulah, KRS menelanjangi muridnya. Tidak cukup sampai di situ, guru berambut ikal tersebut juga menggerayangi tubuh bagian sensitif milik korban.

"Pengakuan pelaku, korbannya hanya dua. Tapi kita tidak percaya begitu saja. Pengembangan terus kita lakukan," ujar Gatot sembari menunjukkan barang bukti berupa pakaian korban dan telepun seluler milik pelaku.[beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x