Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 08:42 WIB

Gempa Sulteng, 45 Penjarah Diamankan Polisi

Oleh : M Yusuf Agam | Selasa, 2 Oktober 2018 | 12:52 WIB

Berita Terkait

Gempa Sulteng, 45 Penjarah Diamankan Polisi
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Polisi menangkap 45 pelaku penjarahan pasca gempa disertai tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, saat ini para pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Ia mengatakan ke-45 tersangka ini melakukan tindak pidana pencurian disertai pemberatan di lima tempat kejadian perkara.

"Pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan. Tersangka jumlah 45 orang," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada INILAHCOM, Selasa (2/10/2018).

Dedi mengungkapkan, kebanyakan dari pelaku itu, melakukan penjarahan terhadap barang-barang elektronik. Tak sampai situ, polisi juga menemukan adanya upaya pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

"Lokasinya ada 5 TKP, yakni Mall Tatura, ATM Center Pue Bongo, gudang PT Adira, Grand Mall, dan Butik-butik Anjungan Nusantara," tuturnya.

Adapun masyarakat di sana sehari pasca gempa memang diperbolehkan Pemerintah melalui Kemendagri untuk mengambil bahan pokok di toko-toko. Namun, bukan barang elektronik atau lainnya yang di luar kebutuhan pokok.

Dedi merinci, dari 45 tersangka itu, 28 diantaranya ditangkap saat mencuri di Mall Tatura, tujuh tersangka ditangkap di ATM Center, satu tersangka di Gudang Adira, tujuh tersangka di Anjungan Nusantara dan dua tersangka pencurian BBM di Grand Mall.

"Barang bukti yang diamankan antara lain, sound sistem, LCD, printer, amplifier, mesin ATM BNI, sepeda motor, AC, dispenser, microphone, satu karung sandal, satu karung sepatu, satu kardus pakaian, linggis, betel, obeng, kunci leter T, kunci Inggris, dan palu," jelas Dedi.

Saat ini, kasus penjarahan tersebut tengah dalam penanganan Tim Gabungan Dit Reskrimum Polda Sulteng dan Sat Reskrim Polresta Palu.

Komentar

Embed Widget
x