Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 04:55 WIB

Kekeringan di Bojonegoro Semakin Meluas

Sabtu, 29 September 2018 | 00:10 WIB
Kekeringan di Bojonegoro Semakin Meluas
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Bojonegoro - Kekeringan yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro terus meluas. Hingga Jumat (28/9/2018), yang mengalami kekeringan sebanyak 48 Desa di 14 Kecamatan. Kekeringan diprediksi masih bertambah.

Sesuai dengan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dikirim ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, musim kemaru diprediksi terjadi hingga November 2018.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, MZ Budi Mulyono mengatakan, pada Agustus lalu, jumlah kecamatan yang mengalami kesulitan air bersih sebanyak lima daerah. Sementara, musim kemarau masih terjadi.

"Data yang masuk di BPBD Bojonegoro kekeringan sudah terjadi di 48 Desa di 18 Kecamatan," ujarnya, Jumat (28/9/2018).

Sekadar diketahui, musim kemarau tahun 2017 lalu, sedikitnya ada 26 desa di 10 kecamatan yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Sebanyak 10 kecamatan itu yakni, Kecamatan Ngraho, Kepohbaru, Tambakrejo, Sugihwaras, Sukosewu, Purwosari, Sumberrejo, Temayang, Ngambon dan Kasiman.

Dari jumlah daerah yang kekeringan tersebut, setidaknya sebanyak 8.656 kepala keluarga (KK) atau 29.478 jiwa terdampak kekeringan.[beritajatim]

Komentar

x