Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 12 Desember 2018 | 16:08 WIB

Polri Tak Bisa Intervensi Pencekalan Rizieq

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 26 September 2018 | 20:17 WIB

Berita Terkait

Polri Tak Bisa Intervensi Pencekalan Rizieq
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) dicekal oleh otoritas Arab Saudi saat hendak pergi ke Kuala Lumpur, Malaysia. Polri mengaku tak punya kewenangan untuk mengintervensi hal tersebut.

"Kewenangan pemerintah Arab Saudi, kita nggak bisa intervensi. Itu kewenangan arab saudi di luat kewenangan kita, apalagi polisi Indonesia kita ngga bisa ikut campur dengan polisi sana," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Rabu (26/9/2018).

Setyo menjelaskan kepolisian Indonesia tak bisa berbuat apa-apa jika WNI yang berada di luar negeri lalu dicekal untuk berpergian ke luar negeri lain. Hal itu juga berlaku sebaliknya.

"Sama juga dengan polisi sana ikut campur sini nggak bisa. Itu kewenangan di sana," jelas Setyo.

"Polri enggak ada kewenangannya disitu. Polri tidak punya kewenagan masalah keimigrasian. itu wilayah imigrasi, apalagi itu imigrasi Arab Saudi jadi nggak ada kaitannya," sambung dia.

Sebelumnya, Habib Rizieq Shihab mengaku telah dicekal untuk berpergian ke Malaysia dan Jakarta. HRS yang kini tinggal di Mekkah ini direncakan akan pulang ke Indonesia.

Berdasarkan sumber INILAHCOM, HRS telah membatalkan tiket yang sudah dibookingnya dengan rute Jeddah - Kuala Lumpur - Jakarta yakni pada tanggal 8 Juli, 12 Juli dan 19 Juli 2018.

Usai membatalkan tiket pesawatnya, HRS disebut telah didatangi oleh dua orang yang mengatasnamakan kepolisian wilayah Ka'kiyah - Mekkah, Arab Saudi pada 14 Juli 2018. Kedua polisi ini ingin meminta klarifikasi perihal iqomah atau identitas HRS yang disebut palsu, namun HRS dengan tegas identitasnya asli dengan menunjukkan pasport miliknya. [ton]

Komentar

x