Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 19:18 WIB

Moeldoko Nilai Buwas dan Enggar Hanya Salah Paham

Oleh : Ray Muhammad | Kamis, 20 September 2018 | 16:11 WIB
Moeldoko Nilai Buwas dan Enggar Hanya Salah Paham
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengakui saat ini gudang penyimpanan beras di Badan Urusan Logistik dalam keadaan penuh sebagaimana yang disampaikan Kepala Bulog Budi Waseso (Buwas).

Ia mengatakan dengan datangnya beras impor yang datang ke Indonesia, ditambah jumlah panen petani yang cukup menyebabkan penuhnya gudang penyimpanan.

"Tetapi ingat bahwa gudang bulog itu fungsi utamanya adalah melakukan keseimbangan harga di pasar. Begitu harga di pasar tinggi, Bulog harus segera menyebar beras itu. Jangan sampai nanti terlalu sepenuhnya dikendalikan pasar," ujar Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2018).

Ia menjelaskan, posisi Bulog merupakan penyeimbang harga pasar, sehingga kondisi beras di gudangnya bersifat dinamis dan tidak akan terus penuh.

"Jadi, nggak statis. Kira-kira seperti itu. Jadi, kalau Pak Buwas mengatakan sekarnag masih penuh, mungkin minggu depan, dua minggu lagi berkurang kaerna kebutuhan memenuhi pasar," jelasnya.

Sementara itu, Moeldoko menilai terjadinya perseteruan antara Kepala Bulog Budi Waseso (Buwas) dengan Menteri Perdagangan Enggartriasto Lukita soal beras impor hanya dikarenakan salah paham semata.

"Jadi itulah kira-kira. Sebenarnya masalah komunikasi. Nanti kalau sudah dikomunkasikan oleh menteri koordinator, saya pikir sudah selesai," ucapnya. [ton]

Komentar

x