Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 25 September 2018 | 23:03 WIB

4.000 Polisi Jaga Pemilukada Ulang Sampang

Sabtu, 15 September 2018 | 02:11 WIB

Berita Terkait

4.000 Polisi Jaga Pemilukada Ulang Sampang
Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Sampang - Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilukada Kabupaten Sampang hanya diberikan waktu selama 60 hari, terhitung sejak pembacaan amar putusan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) 5 September 2018 kemarin.

Terkait pengamanan, ada perubahan jumlah personel pengamanan dari kepolisian.

Jumlah awalnya sebanyak 3.000 kini dinaikan menjadi 4.000 personel atau setara dengan 7 batalyon. "Sebelumnya kita siapkan 3.000 kemudian ada perubahan atau penambahan 1.000," terang Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman, Jumat (14/9/2019).

Lebih lanjut Budi menambahkan, 4.000 personel pengamanan itu seluruhnya dari anggota Polri dari unsur Brimob, Dalmas, serta Sabhara.

"Saat pengamanan PSU, kita menggunakan tiga cara. Di antaranya penyekat, patroli dan menjaga TPS. Saat ini sudah ada pejabat dari Polda Jatim yang berkantor di Sampang untuk melakukan pemantauan karena pengamanan PSU ini melibatkan polres jajaran terdekat," jelasnya.

Masih kata Budi, selain sifatnya mengamankan baik tahapan hingga pencoblosan, jajaran kepolisian juga akan menindak siapapun pelaku anarkis saat PSU berlangsung.

"Kita akan menindak siapapun yang anarkis saat PSU, sebab di antara 4000 polisi tersebut terdapat pasukan anti huruhara yang dilengkapi dengan perlengkapan perorangan," jelasnya.

Perihal jumlah biaya pengamanan PSU, Kapolres Sampang belum bisa menjelaskan lantaran hingga saat ini pengajuan anggaran masih belum final.

Sekadar diketahui, jumlah pengamanan dari jajaran kepolisian ini dua kali lipat pengamanan Pilkada sebelumnya. Karena pada pilkada serentak kemarin, pengamanan polisi hanya berjumlah 1.500 personel. [beritajatim]

Komentar

x