Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 16 November 2018 | 03:02 WIB

Roy Suryo Mundur dari Waketum Demokrat

Oleh : Happy Karundeng | Jumat, 14 September 2018 | 20:28 WIB

Berita Terkait

Roy Suryo Mundur dari Waketum Demokrat
Politisi Partai Demokrat Roy Suryo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Politisi Partai Demokrat Roy Suryo menyatakan mengundurkan diri dari posisinya sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat.

Kuasa Hukum Roy Suryo, Tigor Simatupang membenarkan kliennya sudah menyatakan mundur. "Beliau mengajukan surat pengunduran diri dari Waketum Demokrat," katanya di Jakarta, Jumat (14/9/2019).

Ia juga membenarkan soal surat pengunduran diri yang belakangan beredar di kalangan media. Ia menjelaskan, Roy memang membuat surat pengunduran diri dalam surat yang ditulis pada Rabu (12/9/). Roy menyatakan mundur karena tak ingin kasus ini dikait-kaitkan dengan Partai Demokrat. Apalagi ada instruksi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar Roy menyelesaikan masalah ini.

Tigor menjelaskan, dalam surat itu, secara rinci ada tiga poin dalam surat tersebut. Pertama dia sudah menunjuk kuasa hukum Tigor Simatupang terkait tuduhan membawa aset negara. Kedua, menyatakan mundur dari Waketum Demokrat. Ketiga, tetap bertugas sebagai anggota DPR RI.

Namun, Tigor belum bisa menjelaskan secara rinci asalan Roy mundur dari posisinya di Demokrat. Padahal, Roy merasa tuduhan itu tidak benar.

"Belum ada penjelasan lebih lanjut," ucap Tigor.

Begini Isi Surat pengunduran diri Roy

SURAT PERNYATAAN

Saya yang bertandatangan dibawah ini,

Nama : KRMT Roy Suryo Notodiprojo
No KTA: 3404000200
Jabatan sekarang: Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat

Bersama dengan Surat ini menyatakan sebagai berikut:

1. Merespons kondisi berdasarkan issue terakhir, dimana saya "dituduhkan" masih menyimpan Aset Negara selepas dari Jabatan terakhir selaku Menpora 2013-2014, maka saya telah menunjuk Kuasa Hukum secara Pribadi, tanpa harus melibatkan Partai Demokrat (karena persoalan ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan Urusan Partai), yakni Bp M Tigor Simatupang, SH dan Law Firm-nya.

2. Oleh sebab itu agar Urusan ini juga tidak selalu dikait-kaitkan dengan Partai Demokrat secara umum, juga secara khusus kepada Bp Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Umum, maka Mohon agar saya dapat Non-Aktif sementara dalam Jabatan sekarang (Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat) sampai Urusan ini selesai.

3. Namun demikian sesuai Amanah yang sudah saya emban dengan Konstituen dan demi tetap menjaga Nama baik Partai Demokrat, khususnya di Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maka saya tetap akan melaksanakan tugas-tugas tersebut selaku Anggota DPR-RI Komisi-1 dari Dapil DIY sekaligus menjalankan Instruksi Bapak SBY dan Mas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Komandan Kogasma untuk menjalankan Politik Memenangkan Pilpres dan Memenangkan PILeg, dalam hal ini terus berusaha memenangkan Partai Demokrat, sesuai Arahan yang barusan diterima.

Demikian Surat Pernyataan ini saya buat, Semoga dengan ini semua pihak yangberkepentingan dapat Maklum adanya dan tetap menjalankan fungsi dan tugasnya masing-masing, serta tetap menjaga Marwah Partai Demokrat di mata masyarakat.

Jakarta, Rabu12September 2018

(KRMT Roy Suryo Notodiprojo)

Komentar

Embed Widget
x