Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 16 November 2018 | 07:14 WIB

Sandi Sebut Kwi Kian Gie Sebagai Penasehatnya

Oleh : Agus Irawan | Jumat, 14 September 2018 | 17:28 WIB

Berita Terkait

Sandi Sebut Kwi Kian Gie Sebagai Penasehatnya
Bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno (kanan) berbincang dengan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak saat berkunjung ke PP Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (14/9) - (Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - Bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto memastikan Kwik Kian Gie sudah bergabung dalam tim sukses (timses) alias tim pemenangannya untuk Pemilu 2019.

Menanggapi hal tersebut, bakal calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno mengaku Kwik Kian Gie telah lama menjadi penasehat dirinya selama lima tahun.

"Pak Kwik itu penasehat saya sudah hampir lima tahun terakhir, dan Pak Kwik Kian Gie ingin memastikan bahwa ekonomi yang bisa menciptakan lapangan kerja, bisa menghadirkan kemandirian agar harga-harga terjangkau khususnya kaum ibu-ibu dan emak-emak ini menjadi hal yang sangat sentral dan strategis," kata Sandi di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).

Sandi mengaku Kwik Kian Gie tidak akan aktif dalam membantu tim kemenangan Prabowo -Sandi, karena faktor usia . " Pak Kwik Kian Gie sudah sangat sepuh sudah 80 ke atas enggak mungkin juga dia aktif. Jadi selama ini memang menjadi narasumber kami, menjadi key advisor saya dan pak prabowo," ucapnya.

Terkait soal penunjukan politisi PDIP tersebut, Sandi mengungkapkan tidak ada kaitan dengan partai.

"Jadi ini enggak ada urusan dengan partai. Ini murni putra putri bangsa yang ingin menyumbang pemikirannya ke kita. This is beyond politics. Buat kita penyelamatan ekonomi ini menjadi satu tugas seluruh elemen bangsa," ujarnya.

Sebelumnya, bakal calon presiden Prabowo Subianto memastikan Kwik Kian Gie telah bergabung dalam timses pemenanganya untuk pemilu 2019. Kwik yang pernah menjabat menteri koordonator bidang ekonomi, keuangan dan industri menko ekuin pada 1999 - 2000 tersebut ditempatkan dalam struktur tim pakar ekeonomi koalisi Prabowo- Sandi. [hpy]

Komentar

Embed Widget
x