Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 September 2018 | 22:14 WIB

Hanura:Debat Capres Bahasa Inggris tak Substansial

Oleh : Happy Karundeng | Jumat, 14 September 2018 | 15:30 WIB

Berita Terkait

Hanura:Debat Capres Bahasa Inggris tak Substansial
Direktur Kampanye Pemenangan Jokowi-KH Ma'aruf Amin, Benny Rhamdani - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Kampanye Pemenangan Jokowi-KH Ma'aruf Amin, Benny Rhamdani mengatakan usulan koalisi partai politik pengusung bakal capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno agar debat menggunakan Bahasa Inggris sangat tidak substansial.

Usul itu juga dinilai hanyalah ekspresi dari sikap panik dan hilang akal tim prabowo-sandi untuk memenangkan Pilpres 2019.

"Dalam UU dan PKPU tidak ada persyaratan debat Capres harus menggunakan bahasa inggris," katanya di Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Ketua DPP Partai Hanura ini juga menegaskan, jika tawaran itu dimaksudkan untuk.membentuk opini seolah-olah Pak Jokowi tidak tahu bahasa inggris, tentu itu salah besar. Karena sudah banyak bukti, dalam beberapa kegiatan di forum internasional, Pak Jokowi selalu berbicara dengan menggunakam bahasa inggris.

"Mereka ini benar-benar munafik, selalu teriak anti Asing, tapi untuk pilpres Indonesia, mereka lebih membanggakan bahasa asing daripada bahasa nasional. Ini bukti nasionalisme mereka setipis Kartu ATM. Ini juga cara berpikir yg benar-benar keblinger," tegas Benny.

"Nanti kalau umat islam atau para ulama mengajukan syarat agar Capres bisa jadi Imam Sholat dan mengaji, nah gimana? Pasti mereka bingung sendiri tuh.." tambah Benny.

Untuk itu Benny menyarankan agar tim pemenangan Prabowo-Sandi mengikuti cara berpikir dan gaya politik Tim Pemenangan Jokowi-KH.Ma'ruf Amin, yang menjadikan Pesta Demokrasi sebagai media pendidikan politik Rakyat yang mencerahkan sekaligus mencerdaskan. Bukan dijadikan sebagai media yang akan membentuk cara berpikir rakyat yang konyol dan keblinger. Mak sebaiknya, kedepankan adu gagasan dan program kerja yang bisa menjawab tantangan bangsa kedepan.[hpy]

Komentar

x