Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 18 September 2018 | 23:32 WIB

Sandi Anggap Debat Capres tak Perlu Bahasa Inggris

Oleh : Happy Karundeng | Jumat, 14 September 2018 | 15:12 WIB

Berita Terkait

Sandi Anggap Debat Capres tak Perlu Bahasa Inggris
Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyatakan debat capres baiknya menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang bisa dimengerti di seluruh pelosok tanah air.

"Saya rasa nggak perlu ya. Ini pendapat pribadi saya, bahwa bahasa kita adalah Bahasa Indonesia. Bahasa yang dimengerti 100 persen oleh orang Indonesia. Bahasa Inggris ya ada yang mengerti, tapi kita karena ingin menjangkau seluruh rakyat Indonesia," katanya di Jakarta, Jumat (14/9/2019).

Sandiaga menilai pada dasarnya, esensi debat itu bukanlah untuk menjatuhkan lawan.

"Saya pernah ikut Pilkada, saya pernah ikut debat, karena menurut saya yang dikhawatirkna debat itu jadi tempat saling serang menyerang," ujarnya.

Sandi pun berharap konsep debat seperti konsep musyawarah. Ini dianggap lebih baik daripada saling menjatuhkan.

"Saya menyarankannya urun rembug aja. Karena keadaan bangsa kita sedang tidak baik. Kalau kita saling debat malah memperlebar kesenjangan dan jarak antara satu kubu dengan kubu lain. Menurut saya mungkin sarasehan atau urun rembug," usulnya.

Sandiaga mengaku tidak akan mungkin bisa menjatuhkan atau menjelekan pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin. Untuk itu, dia lebih baik memberikan usulan atau saran pembangunan.

"Judulnya mungkin debat tapi disebelah sana ada presiden yg kita hormati banget. Ada pak kiai guru saya, mana bisa kita ngedebat. Kita kan harusnya sumbang saran. Karena rakyat yang akan menyaksikan," jelasnya.

Sebelumnya, koalisi Prabowo-Sandiaga mengusulkan format debat capres dan cawapres Pilpres 2019 menggunakan bahasa Inggris. Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan, usulan itu bisa menjadi pertimbangan KPU.

"Boleh juga kali, ya. Ya, makanya hal-hal detail seperti ini perlu didiskusikan," kata Yandri seusai rapat sekjen di Posko Pemenangan PAN, Jl Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/9).

Komentar

x