Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 18 Desember 2018 | 01:27 WIB

Buronan Diringkus di Tempat Cuci Kendaraan

Jumat, 14 September 2018 | 10:12 WIB

Berita Terkait

Buronan Diringkus di Tempat Cuci Kendaraan
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Mojokerto - Anggota Unit Reskrim Polsek Puri berhasil mengamankan Daftar Pencarian Orang (DPO) pelaku pencurian dengan kekerasan dan pemberatan dalam Operasi Sikat Semeru 2018. Pelaku yang buron sejak Februari itu diringkus di sebuah tempat cuci kendaraan.

Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Zainal Arifin mengatakan, pelaku beraksi bersama rekannya, Owen Ferdiansyah. "Rekan pelaku sudah diamankan saat kejadian, sementara pelaku saat itu berhasil melarikan diri menggunakan kendaraan roda dua," ungkapnya, Jumat (14/9/2018).

Masih kata Kasubbag Humas, pelaku berhasil diringkus pada Kamis (13/9/2018) sekira pukul 15.30 WIB di Jalan Benteng Pancasila, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Dia bernama Alfandi Dicki Hendrawan (19) warga Jalan Empunala, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

"Pencurian tersebut dilakukan pada Minggu 26 Pebruari 2017 sekira pukul 22.45 WIB. Saat itu kedua pelaku merampas HP merk Xiomi type Readmi 3 yang sedang dipegang korban, Yoga Edwin warga Perum BSP Jalan Kecubung, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto," katanya.

Saat keduanya hendak kabur dengan sepeda motor, korban bersama saksi berhasil memegang kendaraan pelaku sehingga Owen dan Alfandi terjatuh. Satu pelaku atas nama Owen berhasil ditangkap, namun Alfandi Dicki Hendrawan melarikan diri dengan sepeda motor.

"Penangkapan pelaku setelah Senin lalu petugas melakukan penyanggongan, pada Kamis sekira pukul 15.30 WIB petugas mendapat informasi keberadaan dia. Hingga akhirnya Alfandi berhasil diringkus di tempat cuci kendaraan Jalan Benpas, Magersari, Kota Mojokerto," ujarnya.

Kasubbag Humas menambahkan, barang bukti berupa handpone (HP) merk Xiomi type Readmi 3 telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto sebagai barang bukti rekan pelaku sebelumnya. Korban mengalami kerugian sebesar Rp1,2 juta, sedangkan pelaku dijerat Pasal 365 ayat 2 ke 1e dan 2e subs Pasal 363 ayat 1 ke 4e KUHP. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x