Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 19:04 WIB

Lewat Twitter, Mahfud Curhat Soal Radio

Oleh : Ray Muhammad | Rabu, 12 September 2018 | 12:34 WIB

Berita Terkait

Lewat Twitter, Mahfud Curhat Soal Radio
Anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud MD - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud MD curhat soal kenangannya dengan radio lewat akun Twitter pribadinya, Rabu (12/9/2018).

Lewat kicauannya, ia mengingatkan bahwa kemarin bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah juga merupakan hari radio yang diperingati setiap tanggal 11 September.

"Kemarin 11/9 bertepatan dgn 1 Muharram 1440 H adalah jg Hari Radio. Di awal2 kemerdekaan s-d akhir 1960-an radio merupakan perekat dan sarana konsolidasi bangsa. Waktu sy kecil, pd waktu2 ttt org nongkrong di depan radio utk mendengarkan pidato Bung Karno, terutama lewat RRI.," cuit @mohdmahfudmd.

Akun @mpujayaprema membalas kicauan Mahfud dengan mengatakan bahwa hingga saat ini radio masih eksis dan lekat dengan keseharian masyarakat.

"Sekarang pun prof @mohmahfudmd saya lebih sering dengerin radio apalagi di mobil. Kangen dgn radio Unisi UII Yogya? Masih siaran ya?" cuit akun tersebut.

Mahfud pun membalas balik dengan mencuit, "Betul skrang pun radio msh menjadi perekat persaudaraan kita. Tp thn 1960-an radio dpt dikatakan satu2nya yg bs dijangkau rakyat banyak. Dulu ada TVRI jg tp rakyat tdk punya TV. Koran hny sampai kota kecamatan scr terbatas. Jd saat itu RRI lah yg paling diandalkan. Mari berradio."

Tak hanya itu, mantan Ketua MK ini pun mengakui masa-masa dirinya sering mendengarkan radio dulu merupakan hal indah dalam hidupnya.

"Sangat indah masa itu. Di kedai2, di surau, di kantor kalurahan orang2 ngeriung utk mendengarkan pidato Bung Karno. S-d thn 70-an orng msh mendengarkan laporan pandangan mata sepak bola dunia dan bulu tangkis melalui radio. Suara komentatornya lbh seru dari petandingannya. Haha," kicau dia. [rok]

Komentar

Embed Widget
x