Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 08:13 WIB

BNP2TKI Sudah Bekali TKI Untuk Polandia

Peter Gonta Sebut Nusron Wahid Lamban

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 8 September 2018 | 07:02 WIB

Berita Terkait

Peter Gonta Sebut Nusron Wahid Lamban
Duta Besar Indonesia untuk Polandia Peter F Gonta - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid mengaku sempat meminta dua hal kepada calon user dan agen Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Polandia.

Salah satunya soal data spesifikasi dan persyaratan level grade yang dibutuhkan, serta cara memperoleh kurikulum dan sertifikasi tersebut, di Indonesia. Namun hingga kini permintaan itu belum dipenuhi.

"Meski kami belum mendapat informasi detail yang utuh, BNP2TKI sudah menyiapkan program upgrading skill bagi calon TKI ke Polandia yangg sifat-sifatnya jaga-jaga begitu sudah mendapatkan data detail yang kami butuhkan," katanya kepada INILAHCOM, Jumat (7/9/2018).

Ia bahkan menjelaskan, BNP2TKI sudah melatih setidaknya 1.500 orang tenaga kapal. Kemampuan 1.500 orang ini sudah ditingkatkan untuk dikirim ke Polandia. Terkait permintaan tenaga pemotong ikan, Nusron menyebut tawaran dari Poldandia tidak begitu diminati TKI.

"Sudah ada sekitar 1500 org tenaga kapal yang sudah kami upgrade. Memang mereka sudah dikirim juga untuk data yang tenaga pemotong ikan, tapi standar gajinya tidak jauh dengan standar gaji di Indonesia, sehingga kurang peminatnya. Demikian penjelasan kami. Salam hangat buat Pak Dubes dan terima kasih atas kerja samanya," ulasnya.

Diberitakan sebelumnya, Duta Besar Indonesia untuk Polandia Peter F Gonta melontarkan kicauan soal polemik banyaknya jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang ada di Indonesia.

Dalam cuitannya itu, Peter bahkan mengungkapkan fakta bahwa tenaga kerja Indonesia (TKI) belakangan banyak dibutuhkan di Polandia.

"Kita galau adanya TKA di Indonesia. Sangat Mengerti!!! Jangan sedih Polandia minta 20.000 tenaga kerja dari Indonesia, tapi BNPTKI kerjanya kurang cepat, LAMBAN, mana Pak NUSRON WAHID???," cuit @PeterGonta, Kamis (6/9/2018).

Tak hanya mempertanyakan kemana Nusron selaku Kepala BNPTKI yang tak sigap mengembangkan potensi TKI, dia juga mengatakan peluang TKI di mata dunia banyak tersalip negara lain.

"Kita disalip tenaga kerja dari NEPAL, MALAYSIA dan VIETNAM. Lagi lagi kita kalah!!!!!" kicaunya. [hpy]

Komentar

Embed Widget
x