Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 08:23 WIB

Soal TKI, Nusron Minta Dua Hal ke Agen Polandia

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 8 September 2018 | 06:03 WIB

Berita Terkait

Soal TKI, Nusron Minta Dua Hal ke Agen Polandia
Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid santai menanggapi Dubes Indonesia untuk Polandia terkait TKI di Polandia. Ia mengaku BNP2TKI sudah menggelar meeting dengan user dan agen di Polandia.

"Setelah meeting selama tiga hari dengan calon user dan agen di Polandia dengan ditemani dan dipandu staf KBRI Warsawa (anak buah Pak Dubes Peter F Gontha), ada dua request kita ke mereka, yaitu sesuai dg UU No 39 Tahun 2017 negara penempatan harus mempunyai persyaratan hubungan kerja sama dg Indonesia di bidang proteksi dan perlindungan TKI," katanya kepada INILAHCOM, Jumat (7/9/2018).

Selain itu pihaknya juga meminta, sambil proses negosiasi dan menunggu penandatanganan kerja sama, BNP2TKI meminta data spesifikasi dan persyaratan level grade yang dibutuhkan, serta cara memperoleh kurikulum dan sertifikasi tersebut, di Indonesia.

"Hal ini kami butuhkan dalam rangka melindungi calon tenaga kerja Indonesia, agar jangan sampai salah jalur dan tidak sesuai dengan keinginan user yang ujung-ujungnya akan mengalami disharmoni dan konflik industrial di negara penempatan," jelasnya.

"Hingga saat ini, kami sudah berkali-kali mengejar data spesifikasi tersebut kepada calon user dan agent tapi justru kelambatan dari pihak Polandia. Dari data tersebut, yang jadi pegangan untuk menawarkan dan mobilisasi ke pusat pelatihan tenaga kerja, sekolah dan kampus, supaya mendapatkan informasi yang valid dan kredibel," tambanhya.

Diberitakan sebelumnya, Duta Besar Indonesia untuk Polandia Peter F Gonta melontarkan kicauan soal polemik banyaknya jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang ada di Indonesia.

Dalam cuitannya itu, Peter bahkan mengungkapkan fakta bahwa tenaga kerja Indonesia (TKI) belakangan banyak dibutuhkan di Polandia.

"Kita galau adanya TKA di Indonesia. Sangat Mengerti!!! Jangan sedih Polandia minta 20.000 tenaga kerja dari Indonesia, tapi BNPTKI kerjanya kurang cepat, LAMBAN, mana Pak NUSRON WAHID???," cuit @PeterGonta, Kamis (6/9/2018).

Tak hanya mempertanyakan kemana Nusron selaku Kepala BNPTKI yang tak sigap mengembangkan potensi TKI, dia juga mengatakan peluang TKI di mata dunia banyak tersalip negara lain.

"Kita disalip tenaga kerja dari NEPAL, MALAYSIA dan VIETNAM. Lagi lagi kita kalah!!!!!" kicaunya. [hpy]

Komentar

Embed Widget
x