Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 18 September 2018 | 23:32 WIB

PKS Pamekasan Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

Selasa, 4 September 2018 | 13:16 WIB

Berita Terkait

PKS Pamekasan Gelar Lomba Baca Kitab Kuning
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Pamekasan - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pamekasan komitmen untuk selalu menjaga sekaligus melestarikan dunia pendidikan pesantren melalui berbagai program yang digarap, salah satunya lomba baca kitab kuning tingkat kabupaten.

Hal itu dibuktikan dengan kembali digelar Lomba Baca Kitab Kuning (Fathul Mu'in karya Syekh Zainuddin Ibn Abdul Aziz al-Malibari) di Masjid Hotel Cahaya Berlian di Jl Raya Panglegur Nomor 69-70, Minggu (2/9/2018) kemarin.

Dalam kegiatan yang bekerjasama dengan salah satu anggota DPR RI asal PKS tersebut, tercatat sebanyak 70 peserta dari berbagai lembaga pendidikan dan pesantren di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam ikut serta. Mereka tampil guna memberikan yang terbaik bagi lembaga pendidikan maupun pesantren yang mendelegasikan.

"Sebenarnya kegiatan ini rutin kita lakukan setiap setahun sekali, kali ini merupakan kegiatan ketiga sebagai upaya untuk tetap melestarikan kitab kuning dengan tujuan mempertahankan salah satu budaya Islam di Pamekasan," kata Ketua DPD PKS Pamekasan Achmad Jailani kepada beritajatim.com, Selasa (4/9/2018).

Pihaknya sengaja melombakan Kitab Fathul Mu'in sebagai sarana perlombaan, karena kitab tersebut dinilai cukup sulit dibandingkan jenis kitab lain. "Tidak kalah penting kitab Fathul Mu'in memang sudah sangat masyhur di kalangan santri khususnya di dunia pesantren dan memang dikenal sulit dibaca," ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, tiga santri Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Panaan, Palengaan, berhasil keluar sebagai juara lomba. Ketiganya masing-masing Abd Wadud sebagai juara, Mahrus Ali runner up dan Hobsin di posisi tiga. "Juara lomba baca kitab ini didominasi santri Bata-Bata," jelasnya, singkat.

Ketiga santri yang berhasil menjuarai lomba baca kitab kuning tersebut berhak mendapatkan sejumlah penghargaan. Di antaranya berupa trophy, sertifikat serta uang pembinaan dari panitia pelaksana sebagai bentuk apresiasi. [beritajatim]

Komentar

x