Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 18:46 WIB

Kepercayaan Publik, TNI dan KPK Kalahkan DPR

Oleh : Ray Muhammad | Selasa, 28 Agustus 2018 | 15:15 WIB

Berita Terkait

Kepercayaan Publik, TNI dan KPK Kalahkan DPR
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Dalam rangka peringatan HUT Ke-73 DPR, lembaga Charta Politika melakukan survei kepercayaan publik terhadap kinerja lembaga pemerintahan dan parlemen di tahun 2018, Selasa (28/8/2018).

Riset ini disampaikan Charta Politika dalam diskusi publik yang digelar di Penang Bistro, Jakarta Selatan, Selasa (28/8/2018). Diskusi juga dihadiri Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Manajer Riset Charta Politika, Muslimin Tanja memaparkan, riset yang dilakukan pihaknya dilakukan lewat pengumpulan data yang dilakukan pada 23 hingga 26 Agustus 2018.

"Laporan disajikan lewat phone survei mengenai kinerja DPR tahun 2018. Survei memang menunjukkan lembaga DPR selalu yang mendapat rapor merah," kata Muslimin.

Ia menambahkan, populasi sampel survei dilangsungkan di kita kota-kota besar tanah air antara lain Medan, Palembang, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar.

"Jumlah responden sebanyak 800 orang yang tersebar secara proporsional berdasarkan populasi pengguna telepon di delapan kota besar. Margin of error kurang lebih 34,6 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen," jelasnya.

Ia menambahkan, alasan menjadikan masyarakat di kota besar karena merupakan social influencer yang mampu memenrikan opini bagi masyarakat di bawahnya.

"Masyarakat perkotaan lebih melek politik. Apa yang kita temukan? Beberapa hal yang kita soroti karena besok tanggal 29, ultah DPR. Jadi tema yang diambil rapor untuk DPR yang dipimpin Mas Bambang saat ini," kata dia.

Di hadapan Ketua DPR, ia menjelaskan bahwa yang menempati peringkat pertama lembaga pemerintahan dengan kinerja terbaik adalah KPK dan TNI.

"Mereka dapat rapor A, bahkan A plus kemudian lembaga kepresidenan peringkat tiga. TNI meraih 73,5 persen dan KPK memperoleh 73,4 persen. Sedangkan, DPR sebesar 49,3 persen," pungkasnya.[jat]

Komentar

x