Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 18:02 WIB

DPR Bentuk Panja Evaluasi Program Cetak Sawah

Oleh : Ivan Setyadhi | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 23:58 WIB

Berita Terkait

DPR Bentuk Panja Evaluasi Program Cetak Sawah
Wakil Ketua Komisi IV DPR, Viva Yoga Mauladi

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR, Viva Yoga Mauladi mengatakan sedang melakukan evaluasi terhadap program cetak sawah baru yang dijalankan pemerintah.

Karena menurut dia, banyak cetak sawah yang dibuat di titik-titik yang tidak memiliki sumber air untuk dijadikan saluran irigasi.

"Harusnya kalau cetak sawah baru itu dekat dengan sumber air, dekat mata air dalam rangka untuk saluran irigasi tersier. Tapi (ada cetak sawah baru) itu tidak ada sumber air, tidak ada mata air, tidak ada sungai, dibangun. Artinya, kan salah itu," kata Viva Yoga, Sabtu (25/8/2018).

Oleh karena itu, Viva Yoga mengatakan pihaknya telah membentuk Panja Pengawasan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah Baru untuk melakukan evaluasi dan pengawasan pelaksanaan program cetak sawah baru tersebut.

"Kami di DPR banyak menerima aduan dari masyarakat mengapa lokasinya tidak tepat, tidak sesuai, tidak ada irigasi," ujar Anggota Fraksi PAN.

Menurut dia, evaluasi dan pengawasan program cetak sawah itu memang harus dilakukan karena anggaran yang digunakan bersumber dari APBN. Sehingga, jangan sampai penggunaan APBN itu tidak tepat sasaran.

"Karena ini menyangkut APBN. Kami dalam rangka melakukan pengawasan agar APBN efektif dan tepat sasaran," jelas dia.

Ia mengatakan Panja ini akan melakukan monitoring terkait dengan realisasi lapangan, karena cetak sawah baru yang dibangun di lahan yang tidak memiliki sumber air merupakan kesalahan pemetaan dan data awal.

"Kalau terjadi manipulasi, kecurangan dan tidak sesuai dengan tugas pokok serta mekanisme seperti yang ada dalam ketentuan Kementan, maka akan kami laporkan dan proses evaluasi," katanya.

Ia menilai laporan yang disampaikan Kementerian Pertanian terkait lusnya lahan cetak sawah baru itu semuanya tidak berhasil, hal ini pun diketahui ketika Komisi IV DPR melakukan kunjungan kerja lapangan ke sejumlah titik koordinat cetak sawah baru.

"Laporannya tinggi, sekedar laporan, kita bisa menilai ada yang berhasil dan ada yang tidak berhasil. Dari pemeriksaan memang ada yang berhasil dan tidak berhasil," katanya.

Komentar

x