Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 14 November 2018 | 12:52 WIB

Pungli, Kapolres Kediri Bakal Dijerat UU Tipikor

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 23 Agustus 2018 | 13:12 WIB

Berita Terkait

Pungli, Kapolres Kediri Bakal Dijerat UU Tipikor
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kabareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto mengatakan Kapolres Kediri AKBP ER yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT)) terkait kasus pungli akan dijerat Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Iya akan kita lakukan dan terapkan seperti itu (pengenaan UU Tipikor). Ini sudah berkali-kali diingatkan," kata Arief di Mabes Polri, Kamis (23/8/2018).

Saat ini AKBP ER masih diperiksa intensif oleh Divisi Propam Mabes Polri. Arief mengaku kaget, masih ada seorang Kapolres yang terlibat dalam pungli.

"Kami semua pernah jadi kapolres, kami tidak pernah melakukan itu kok. Waktu Pak Wakaba (Wakabareskrim Polri Irjen Antam Novambar) jadi kapolres sudah tidak ada (pungli), makanya ini kami kaget kok ada lagi," ujar Arief.

Arief menegaskan AKBP ER dan beberapa anggota yang terlibat pungli akan terus diproses. Ia mengaku sudah memerintahkan jajarannya di Dirtipidkor untuk mengusut tindak pidana korupsi ini.

"Saya juga sudah perintahkan kepada jajaran tipikor di seluruh polda karena ini berkaitan dengan citra kepolisian yang sudah dibangun oleh Pak Kapolri," tegas Arief.

AKBP ER yang merupakan Kapolres Kediri ditangkap tim Sauber Pungli Polri pada Sabtu (18/8). Tim Saber pungli menemukan adanya praktik pungli di Satpas Polres Kediri.

Praktik pungli ini diduga adanya penarikan biaya penerimaan negara bukan pajak (PNBP), sementara biaya penarikannya beragam, mulai Rp 500 ribu hingga Rp 650 ribu.

Hasil uang pungli tersebut lalu disetorkan ke pegawai ASN dan disetorkan lagi ke anggota berinisial Bripka IK. Kemudian setiap minggunya Bripka IK menyetor Rp 40-50 juta ke AKBP ER.

Selain itu, Kasatlantas Polres Kediri juga menerima uang sebesar Rp10-15 juta. Baur SIM dan KRI juga menerima uang sejumlah Rp 2-3juta setiap minggunya. [rok]

Komentar

x