Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 18 Desember 2018 | 01:24 WIB

Soal Wakapolri, Kompolnas Ingatkan 'Merit System'

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Kamis, 16 Agustus 2018 | 20:13 WIB

Berita Terkait

Soal Wakapolri, Kompolnas Ingatkan 'Merit System'
Anggota Kompolnas RI, Poengky Indarti - (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Kompolnas RI, Poengky Indarti mengatakan pergantian posisi jabatan Wakapolri yang ditinggalkan Syafruddin merupakan hak Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Namun, Poengky tidak mau membicarakan soal sosok Wakapolri yang sempat beredar yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis.

"Saya tidak mau membicarakan orang ya. Yang paling penting adalah 'merit system'," kata Poengky di Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Ia menjelaskan Kapolri berhak untuk menentukan siapa wakilnya, tentu dengan hasil Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri dan mengkonsultasikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jadi kita tunggu ya, tidak akan lama kok," ujarnya.

Menurut dia, Wakapolri pengganti Syafruddin itu orang yang harus dipercaya Kapolri dan dapat bekerja sama baik dengan Kapolri serta mendukung dan membantu Jenderal Tito mewujudkan Polri yang promoter.

"Polri yang profesional dan mandiri, melayani, mengayomi, melindungi masyarakat serta menegakkan hukum sebaik-baiknya guna terwujudnya harkamtibmas," jelas dia.

Sementara, Poengky juga menepis akan terjadi resistensi senior-junior di tubuh Korps Bhayangkara jika memang Kapolri sudah menunjuk siapa pun yang menjadi Wakapolri termasuk perwira tinggi (pati) yang berpangkat bintang dua. Sebab, itu sudah terbukti dengan terpilihnya Jenderal Tito jadi Kapolri.

"Pak Tito dulu dipilih jadi Kapolri juga dari kualitas, prestasi dan kemampuannya. Sehingga, tidak ada resistensi meski beliau melompati 5 angkatan. Bintang dua yang dianggap setingkat bintang 3 adalah mereka yangmenjabat Asisten Kapolri (ada 3, yaitu As SDM, Asrena dan Aslog) dan Kapolda Metro Jaya," tandasnya.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi telah melantik Syafruddin sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggantikan Asman Abnur yang mundur. Sehingga, kursi Wakapolri kosong.

Sementara, beredar nama Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis yang bakal mengisi jabatan Wakapolri. Meskipun, Idham sempat membantah rumor tersebut. Namun, Idham sempat hadir saat pelantikan Syafruddin sebagai Menteri PANRB di Istana Negara, Rabu (15/8/2018).[jat]

Komentar

Embed Widget
x