Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 06:10 WIB

Jokowi-Ma'ruf Diharap Sukses Jaga Amanah di Pemilu

Oleh : Ahmad Farhah Faris | Jumat, 10 Agustus 2018 | 20:51 WIB
Jokowi-Ma'ruf Diharap Sukses Jaga Amanah di Pemilu
Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar mengaku bangga atas terpilihnya KH Ma'ruf Amin menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi petahana Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

"Selaku Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta menyampaikan syukur dan bangga. Ini bukti UIC telah sukses mengemban amanah mencerdaskan bangsa. Semoga Prof Dr KH Ma'ruf Amin selalu sehat dan sukses," kata Musni, Jumat (10/8/2018).

Menurut dia, Kiyai Maruf menjadi contoh bahwa peran Universitas Ibnu Chaldun ikut mengemban amanah mencerdaskan bangsa. Dengan demikian, Musni mengajak kepada seluruh masyarakat untuk ikut program beasiswa 1.500 calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu di Jakarta.

"Bagi warga Jakarta bisa berkesempatan mendaftar beasiswa ke kampus UIC sebelum tanggal 5 September 2018," ujarnya.

Untuk diketahui, calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan Ketua MUI Kiyai Maruf sebagai pendampingnya di Pemilu Presiden 2019. Menurut dia, nama Maruf sudah disetujui oleh partai politik dan berdasarkan masukan dari berbagai pihak.

Bahkan, Jokowi bersama Maruf sudah mendaftarkan sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden ke KPU pada Jumat (10/8) yang didampingi oleh sembilan ketua umum dan sekretaris jenderal partai pengusung.

Jokowi menjelaskan Kiyai Maruf yang lahir di Tangerang, 11 Maret 1943 merupakan sosok utuh sebagai tokoh agama yang bijaksana. Menurut dia, beliau pernah duduk sebagai anggota legislatif DPRD, DPR RI, MPR RI, Wantimpres, Rais Aam PBNU dan Ketua MUI.

"Dalam kaitannya dengan kebhinekaan, Profesor Dr KH Maruf Amin saat ini juga menjabat sebagai dewan pengarah BPIP," ujarnya.

Dengan demikian, Jokowi ingin pasangan yang diusung sembilan partai politik dengan nama Koalisi Indonesia Kerja ini saling mengisi antara nasionalis dan religius.

"Menurut saya kami ini saling melengkapi, nasionalis-religius," tandasnya. [hpy]

Komentar

x