Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 06:13 WIB

Pilpres 2019 Dimulai, Polri Pantau Hoax dan SARA

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Jumat, 10 Agustus 2018 | 20:16 WIB
Pilpres 2019 Dimulai, Polri Pantau Hoax dan SARA
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Tahapan pemilihan Presiden 2019 baru saja dimulai hari ini. Polri mengatakan pihaknya akan memperkuat Satgas Nusantara untuk menangkal adanya isu SARA dan Hoax selama perhelatan Pilpres 2019.

"Ya, kita akan memaksimalkan upaya-upaya pencegahan. Tentunya dengan semua stakeholder yang ada. Sudah dikatakan beberapa kesempatan polri akan kembali menguatkan satgas nusantara, ada beberpa tugas dalam pencegahan agar meminimalisir atau menghilangkan upaya-upaya yang katakanlah perbuatan melawan hukum. Hoax terus lain-lain lah untuk menghalalkan semua cara memenangkan salah satu pasangan calon," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jumat (10/8/2018).

Iqbal mengatakan dalam menjaga keutuhan masyarakat selama perhelatan pesta demokrasi 2019 ini, Polri menggandeng beberapa unsur masyarakat. Seperti tokoh Agam, TNI, dan LSM.

"Artinya ada preventif approuch ada personal aprouch dari polri tentunya akan menggandeng semua tokoh. tokoh agama, tokoh masyaralat , berbagai element TNI-Polri untuk melakukan sesuai dengan tugas dan pokok perannya," ujar Iqbal.

Iqbal lalu berpesan kepada seluruh kontestan yang belaha di Pilpres 2019. Ia berharap dua kubu yang sudah memastikan maju di Pilpres 2019 agar mengedepankan pesta demokrasi yang jujur, adil dan damai.

"Kami akan hadir ditengah masyaralat. Negara hadir ditengah masyarakat untuk menyampaikan
mari kita berpesta demokrasi, bersaing dengan santun dengan sehat jangan mengorbankan negara kesatuan RI," imbuh Iqbal.

Tahapan Pilpres 2019 dimulai Jumat (10/8). Dua bakal pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden sudah mendaftarkan diri ke KPU hari ini. Kedua bakal calon tersebut yakni Joko Widodo (Jokowi) - KH Ma'aruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Salahudin Uno. [hpy]

Komentar

x