Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 16 Agustus 2018 | 04:26 WIB

Identitas Mayat Terbakar di Blora Masih Kabur

Oleh : Happy Karundeng | Jumat, 10 Agustus 2018 | 15:03 WIB
Identitas Mayat Terbakar di Blora Masih Kabur
Kapolres Blora AKBP Saptono

INILAHCOM, Blora - Kapolres Blora AKBP Saptono mengatakan pihaknya masih kesulitan mengungkap identitas perempuan pembunuhan dengan cara dibakar oleh tersangaka Kristiyan Ari Wibowo (31) di hutan jati Todanan, Blora pada tahun 2011 lalu.

Ia mengaku hingga saat ini penyelidikan masih terus berjalan. Saptono menjelaskan, Ari awalnya ditangkap atas kasus pembunuhan Ferin Diah Anjani (21) yang dilakukannya pada Selasa (31/7/2018). Namun saat diinterogasi petugas, ia juga mengakui pernah membunuh perempuan lain dengan motif yang sama pada tahun 2011 lalu.

"Memang benar dulu tahun 2011 ada kasus penemuan mayat berjenis kelamin perempuan di wilayah Todanan. Sejak dulu sampai sekarang, memang belum terungkap identitasnya," jelas Saptono.

Ia menjelaskan, mayat perempuan itu ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di sekujur tubuhnya, dengan keadaan hampir membusuk. Meski kondisi hangus terbakar, namun rambut korban yang dililit handuk berlabel salah satu hotel di kawasan Semarang, masih dalam keadaan utuh.

Berdasarkan hasil autopsi, korban diperkirakan berusia sekitar 25 tahun, berambut lurus warna hitam kemerahan bekas dicat. Beberapa petunjuk lainnya, seperti pakaian dalam milik korban, handuk hotel, dan satu buah barbel seberat 2 kilogram yang ditemukan di lokasi penemuan mayat, turut diamankan saat itu.

Ari mengaku lupa siapa nama korbannya itu. Namun, ia sempat menyebutkan korban merupakan warga Wonosobo.

"Kalau dia bilang perempuannya itu warga Wonosobo," katanya

Ari berkenalan dengan korbannya melalui salah seorang Mucikari di kawasan Semarang. Hingga kemudian antara korban dan Ari bertemu untuk berkencan di salah satu hotel di kawasan Semarang.

Di sanalah tersangka Ari meminta agar korban memberikan mobil jenis Toyota Rush milik korban kepadanya. Namun, korban melawan hingga akhirnya untuk melancarkan aksinya, tersangka memukul kepala korbannya menggunakan barbel 2 kg.

"Dia mengaku pada saat awalnya menggunakan barbel, dipukul barbel perempuan korbannya tersebut. Waktu itu 2011 barangnya adalah mobil jenia Toyota Rush. Dan dia langsung dibawa ke Bali," imbuhnya.

Kini, polisi juga sedang memburu barang bukti mobil Toyorta Rush tersebut guna pengungkapan kasus tahun 2011 lalu. Sesuai keterangan tersangka, mobil kala itu disita oleh salah satu perusahaan leasing karena tidak membayar angsuran. [hpy]

Komentar

x