Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 18:38 WIB

Niat Dirikan Ponpes, Winarto Dirampok Kades Cs

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 9 Agustus 2018 | 19:36 WIB

Berita Terkait

Niat Dirikan Ponpes, Winarto Dirampok Kades Cs
Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Kudus - Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan perampokan oleh 11 orang yang melibatkan oknum Kepala Desa di Kudus bermula saat korban atas nama Winarto sedang mencari dana tambahan untuk mendirikan bangunan pondok pesantren. Korban baru punya uang Rp324 juta.

Hal itu direspons rekannya, Fahrudianto. Dari situ, Fahrudiarto mengenalkan pamannya Ahmad warga Yogyakarta.

"Ahmad bilang ke Winarto, dia punya teman bernama Yosep yang bisa beri dana tambahan dengan cara tukar tambah. Namanya Dana Amanah," katanya di Kudus, Kamis (9/8/2018).

Caranya, uang milik korban Rp 324 juta harus dimasukkan lebih dulu ke rekening Bank Mandiri. Setelah uang dimasukkan, korban akan dapat dana Rp700 juta. Korban akhirnya kepincut dan bersedia mengikutinya.

"Akhirnya korban berangkat ke Yogyakarta bertemu Yosep dan Ahmad. Sesampainya di Yogyakarta, korban diajak ke Solo dan bertemu Hery Maryoto. Hery menghubungi rekannya, Misbah Budi Utomo terkait Dana Amanah," ujarnya.

Korban kemudian diarahkan ke Kudus bertemu Tarman selaku pemilik Dana Amanah. Akhirnya, mereka dijemput oleh Misbah dan Suraya. Korban dinaikkan mobil Calya. Mereka diajak berputar-putar di wilayah Mejobo, Kudus.

"Ternyata begitu sampai di Payaman, Mejobo, mobil Calya dihadang mobil Avanza. Korban didatangi dan dirampas uangnya setelah ditodongkan senjata api jenis air soft gun. Pelaku juga merampas 4 unit ponsel dan tiga dompet milik korban," bebernya.

Ternyata komplotan perampok di mobil Avanza adalah bagian dari pelaku di mobil Calya. Korban diturunkan di pinggir sawah di Mejobo usai uangnya dirampok.

"Mereka telah melakukan aksinya dua kali. Pertama di Godong, Grobogan, dan kedua di Kudus," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan pihaknya berhasil menggulung 6 dari 11 pelaku perampokan di di Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

"Keenam pelaku adalah Suraya (58), Jamin (51), Kustadi (62), Kiswo (55), Agus Supriyono (35) dan Mashuri (40)," katanya di Kudus, Kamis (9/8/2018).

Menurutnya, kasus ini modusnya adalah pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan, yaitu dengan cara menjanjikan korban uang amanah 2:1. Artinya, uang milik korban Rp324 juta dijanjikan ditukar uang Rp700 juta. [hpy]

Komentar

x