Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 16 Agustus 2018 | 04:27 WIB

Satu Bulan, Polda Kalbar Amankan 660 Bandit

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 9 Agustus 2018 | 18:00 WIB
Satu Bulan, Polda Kalbar Amankan 660 Bandit
Kapolda Kalbar, Irjen Didi Haryono - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Pontianak - Kapolda Kalbar, Irjen Didi Haryono mengatakan pihaknya kembali mengamankan 660 tersangka tindak pidana premanisme dan kejahatan jalanan. Ratusan orang ini diamankan selang 6 Juli hingga 6 Agustus 2018.

"Dari seluruh pelaku yang di tangkap oleh jajaran kita dalam waktu satu bulan, ada 596 kegiatan dengan rincian sebanyak 508 orang dilakukan pembinanan dan 152 orang itu diproses," katanya di Pontianak, Kamis (9/8/2018).

Ia menjelaskan, hasil penangkapan ini merupakan bentuk dari cipta kondisi menjelang penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 yang bernama KKYD (Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan).

"Arahan Kapolri bahwa KKYD ini untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat agar masyarakat kita dalam melaksanakan aktifitas benar-benar terlindungi, terayomi dan dpt memberi keyakinan bahwa kegiatan Asian Games berjalan aman. Sebagai negara harus dapat menjamin keamanan selama berlangsungnya Asian Games," katanya.

Terkait dengan pencurian kendaraan bermotor, Didi Haryono mengatakan bahwa hampir setiap hari selalu ada laporan dari para Kapolres kepadanya. Untuk itu, pihaknya sudah memberikan tindakan tegas.

"Hampir setiap hari yang menghiasi media dan laporan para Kapolres ke kami yang selalu ada adalah curanmor dan narkoba yg sdh kami berikan tindakan tegas baik kepada bandar maupun pengedar," tegasnya.

Dalam jumpa pers ini juga Didi Haryono mengatakan, dari empat juta tiga ratus sekian penduduk Kalimantan Barat, jumlah tersangka ini hanya nol koma nol sekian persennya saja.

Namun apabila tidak dilakukan penindakan hukum yg tegas, pasti akan menggangu masyarakat lainnya dan situasi kamtibmas yg sdh kondusif," ujar Irjen Pol Didi Haryono.

Diakhir Press Conference tersebut Kapolda Kalbar mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menyembuhkan para pelaku-pelaku kejahatan yang masih ada dan ia juga berpesan untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri.

"Bagi warga masyarakat mari kita sembuhkan bila masih ada pelaku-pelaku kejahatan. Diteriaki saja, itu adalah peringatan dini pada kita semua. Serta hindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri, hingga tidak terjerat dengan peristiwa-peritiwa hukum," tandasnya. [hpy]

Komentar

x