Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 16 Agustus 2018 | 04:26 WIB

KPK Periksa Direktur Pembangkit Jawa-Bali

Oleh : Ivan Sethyadi | Kamis, 9 Agustus 2018 | 11:37 WIB
KPK Periksa Direktur Pembangkit Jawa-Bali
Jubir KPK Febri Diansyah - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur PT Pembangkit Jawa-Bali (PT PJB) Irwan Agus Firstantara terkait kasus suap pembangunan PLTU Riau-1.

"Yang bersangkutan akan diminta keterangannya sebagai saksi untuk tersangka JBK (Johannes Budisutrisno Kotjo)," ujar Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Kamis(9/8).

Diketahui, Irwan merupakan salah satu saksi yang ruang kerjanya di PT PJB pernah digeledah oleh tim penyidik KPK terkait kasus ini.

Saat itu tim penyidik tengah menyisir sejumlah alat bukti sebagai tindaklanjut usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Ketua Komisi VII, Eni Maulani Saragih bersama seorang pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo.

Diduga Eni menerima uang dari Kotjo senilai RpRp4,8 miliar sejak Desember 2017 atas perannya dalam meloloskan Blackgold Natural Resources Limited untuk menangani proyek pembangunan PLTU Riau-1. Sementara Kotjo diketahui merupakan pemegang saham di perusahaan tersebut.

Atas perbuatannya, Eni disangkakan melanggar Pasal 12 huruf A atau huruf B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sementara itu Johannes dikenakan Pasal 5 ayat (1) huruf A atau huruf B atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 64 ayat (1) KUHP. [rok]

Tags

Komentar

x