Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Oktober 2018 | 16:09 WIB

Jokowi Tanyakan Kesan IMM Naik Herkules

Oleh : Ray Muhammad | Senin, 6 Agustus 2018 | 17:21 WIB

Berita Terkait

Jokowi Tanyakan Kesan IMM Naik Herkules
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyapa para peserta Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2018).

Ia pun menanyakan kesan para peserta Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang berangkat ke Jakarta dengan menumpangi pesawat Herkules.

"Anda semua naik Herkules, benar? Memang enak? Benar enak? Pengap, oh blak-blakan ini namanya. Semua sudah pernah saya naiki. Kalau pesawat CN, saya pakai ini, tapi biasanya tidak saya pakai. Helikopter yang sudah sekian tahun juga masih kita pakai, yang bunyinya mungkin lebih serem dari Herkules," kata Jokowi dalam sambutannya.

Ia menilai wajar jika pesawat-pesawat alternatif seperti Herkules atau CN diperlukan. Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan negara yang sangat besar dan memerlukan berbagai transportasi untuk menjangkaunya.

"Ada yang pakai pesawat, ada yang harus pakai helikopter. Itulah gunanya infrastruktur. Kalau tidak ada itu ya, anda bayangkan, negara kita sebesar ini, semua harus ada airportnya, pelabuhannya," ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara mengungkapkan bahwa tantangan terbesar bangsa Indonesia saat ini bagi anak muda ialah munculnya revolusi industri 4.0.

"Revolusi ini tantangan besar, kenapa? Karena perubahan di revolusi industri ini 3.000 kali lebih cepat dari revolusi pertama. Artinya, memang dalam kurun yang dekat ini akan ada perubahan terus, 3000 kali. Saya kira saudara tahu semua. Ada artificial inteligent, advance robotic sampai big data, kita semua harus tahu. Barang ini barang baru semua," tuturnya.

Menurutnya, anak muda dewasa ini perlu senantiasa memperbaharui perkembangan industri ini agar tidak gagap teknologi dan tertinggal oleh zaman.

"Kita baru pelajari, muncul yang baru lagi. Ini harus kita ketahui agar melek betul dan bisa merencanakan apa yang harus kita lakukan. Ini yang bisa mengejar perubahan-perubahan seperti ini, hanya satu, anak-anak muda di perguruan tinggi, nggak ada yang lain," pungkasnya. [ton]

Komentar

Embed Widget
x