Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 14 Agustus 2018 | 16:28 WIB

Muhammadiyah Sampaikan Usulan Perbaikan Nawa Cita

Oleh : Ray Muhammad | Senin, 6 Agustus 2018 | 16:22 WIB
Muhammadiyah Sampaikan Usulan Perbaikan Nawa Cita
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan usulan perbaikan Nawa Cita periode kedua kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) bila nanti kembali dipercaya memimpin Indonesia.

Usulan ini disampaikan Haedar dalam sambutannya pada acara Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2018).

"Untuk Nawa Cita kedua, kalau bisa kami memberi enam poin masukan. Siapa tahu bisa menjadi kekuatan memajukan bangsa ini ke depan," kata Haedar.

Adapun poin pertama ialah mengingatkan Jokowi untuk senantiasa menjadikan nilai-nilai agama yang hidup di tengah bangsa Indonesia sebagai nilai luhur bebangsa dan bernegara serta perwujudan Tuhan Yang Maha Esa.

"Menjadi nilai-nilai luhur beradab yang damai, toleran dan berkemajuan. Kami yakin dengan nilai-nilai agama, hidup seperti itu bangsa ini akan kokoh," ucapnya.

Poin kedua yang disampaikannya ialah meminta Jokowi agar meneguhkan Pancasila sebagai landasan filosofis dan alam pikir seluruh warga negara Indonesia dalam pengelolaan negara.

"Sehingga pancasila betul-betul terwujud dalam kenegaraan dan kebangsaan. Ketiga, menyusun dan melaksanakan kebijakan ekonomi yang berkeadilan sosial, mengatasi kesenjangan sosial, seperti yang pernah saya lakukan saat silaturahim dengan pak Jokowi di Istana berdua. Kami ingin mewujudkan new ecomonic policy, kebijakan ekonomi baru yg berkeadilan sosial dan mewujudkna pemerataan," paparnya.

Haedar pun meyakini melalui penguatan infrastruktur tanah pada periode kepemimpinan Jokowi kali ini, menjadi konsep tersendiri yang memberikan kekuatan pemerintahan ke depan.

"Keempat, menegakkan dan mewujudkan kedaulatan negara sesuai amanat konstitusi, menjadi bangsa kokoh berkemajuan. Kelima, penguatan daya saing sumber daya manusia Indonesia untuk berkompetisi di ranah global. Di sini pentingnya rekonstruksi dan revotalisasi pendidikan nasional," ujarnya.

Terakhir, sebagai masukkan Nawa Cita kedua dari Muhammadiyah ialah ingin meningkatkan peranan Indonesia bagi dunia Islam yang selama ini sudah dirintis Jokowi.

"Yakni pro aktif untuk dunia Islam menjadi kekuatan Indonesia di depan, bebas aktif dan melahirkan kekuatan baru. Indonesia menjadi negara Muslim terbesar di dunia," tandasnya. [ton]

Komentar

x