Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 14:47 WIB

Ustaz Somad Beri Sinyal Tolak Jadi Cawapres

Oleh : Fadli Zikri | Kamis, 2 Agustus 2018 | 13:28 WIB

Berita Terkait

Ustaz Somad Beri Sinyal Tolak Jadi Cawapres
Ustaz Abdul Somad (UAS) - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ustaz Abdul Somad (UAS) akhirnya angkat bicara terkait wacana menjadi Calon Wakil Presiden hasil ijtima ulama. UAS pun memberi sinyal tidak ingin menjadi Cawapres.

Hal itu disampaikan UAS saat berceramah di Semarang pada akhir Juli lalu. Video ceramah UAS diunggah oleh akun Tafaqquh video di media sosial youtube.

Dalam video berdurasi 5.13 menit itu, UAS pada mulanya sempat berkelakar tentang pengawalan dirinya saat turun di bandara Semarang.

"Biasanya kalau saya ceramah yang menyambut itu biasanya panitia, sekretaris, bendahara, tapi di Semarang MasyaAllah begitu turun dipesawat TNI-Polisi, luar biasa. Saya heran ini kok seperti sambutan untuk Wakil Presiden," seloroh UAS.

Para jamaah pun langsung bersorak sorai dan euforia mendengar candaan alumnus Universitas Darul Hadits Maroko tersebut.

Namun UAS pun langsung memberi sinyal, bahwa dirinya ingin fokus berdakwah. Dia mengaku menghormati ijtima ulama, namun dalam berdakwah, pengabdian masih bisa dilakukan.

"Doakan Ustaz Somad Istiqomah jadi ustaz sampai mati," katanya.

"Itu sebagai jawaban tadi untuk adik-adik wartawan yang tidak sempat terjawab, sekalian saja (jawab) dalam ceramah," tambahnya.

Tak sampai disitu, UAS pun kembali digoda untuk menjadi Cawapres oleh artis Arie Untung yang juga hadir dalam acara tersebut. Arie menanyakan apakah UAS tidak ingin seperti Nabi Muhammad SAW, yang menjadi pemimpin.

Namun lagi-lagi UAS memberikan sinyal penolakan. Menurut UAS, siapa yang menduduki suatu jabatan atau mengurus suatu masalah yang tidak sesuai dengan bidangnya maka hanya akan membawa kehancuran.

UAS pun kemudian mencontohkan kisah putra Umar bin Khattab, Abdullah. Abdullah kata UAS juga pernah digadang-gadang untuk menggantikan ayahnya, namun Abdullah menolak. Abdullah ingin fokus berdakwah.

"Biarlah saya fokus mengajar umat mendidik saya, carilah orang yang lebih layak, karena menerima amanah padahal kita tidak punya kemampuan pada bidang itu, berati kita berkhianat," kata UAS menirukan Abdullah.

"Ini kita anak bangsa kita masih banyak yang mempunyai kemampuan, kita support, kalau engkau mampu, maka engkau mencalonkan diri," tambah UAS.

Video tersebut telah menjadi trending topik nomor 19 di youtube. Video dari Tafaqquh tersebut diunggah pada 30 Juli 2018 dengan judul "Ustadz Abdul Somad, Lc. MA Ditanya Tentang Cawapres - Begini Jawabannya"

Seperti diketahui UAS satu diantara dua nama yang direkomendasikan oleh ijtima ulama. Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf juga direkomendasikan menjadi Cawapres mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Namun suara yang menginginkan UAS menjadi Cawapres semakin menguat, salah satunya juga datang dari ustaz kondang Arifin Ilham.

Partai Gerindra sendiri juga tidak menampik, UAS sosok yang tepat dijadikan menjadi Cawapres mendampingi Prabowo. [rok]

Komentar

Embed Widget
x