Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Oktober 2018 | 00:34 WIB

Polres Serang Tangkap Pembantu Bunuh Anak Majikan

Rabu, 1 Agustus 2018 | 23:11 WIB

Berita Terkait

Polres Serang Tangkap Pembantu Bunuh Anak Majikan
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Polres Serang menangkap seorang pembantu berinisial SNI (30) yang diduga membunuh balita anak majikannya yang berinisial RAA (3) di Perum Griya Asri, Kabupaten Serang, Selasa (31/7/2018).

Kapolres Serang, AKBP Indra Gunawan mengatakan peristiwa pembunuhan terjadi sekira pukul 18.45 WIB dan behasil mengungkapnya dalam waktu enam jam setelah peristiwa pembunuhan tersebut.

"Pelaku merupakan pembantunya dan kami menangkapnya dalam waktu enam jam. Pelaku ditangkap di sebuah Gubuk yang beralamat di Kampung Terep Desa Cikande Kabupten Serang," kata Indra kepada wartawan, Rabu (1/8/2018).

Ia menjelaskan SNI melakukan pembunuhan dengan cara memukul ke bagian dagu satu kali, memukul bagian tangan sebelah kanan sebanyak tiga kali dan mengangkat badan korban lalu dimasukan ke dalam ember.

"Kepala korban tercelup ke dalam air dan kakinya berada di atas (terbalik) hingga menyebabkan meninggal dunia," ujarnya.

Menurut dia, pelaku melakukan perbuatan tersebut karena sakit hati kepada ibu kandung korban Suti lantaran telah memarahi tersangka pada Senin (30/7/2018) lalu.

"Maksud tersangka melakukan pembunuhan karena sakit hati oleh omongan ibu korban saat tersangka membawa pacarnya ke rumah korban," jelas dia.

Usai menghabisi nyawa korban, pelaku langsung mengambil barang milik ibu korban yaitu satu unit HP Xiaomi Note 2 warna hitam dan uang tunai sebesar Rp 100.000.

"Tersangka sudah merencanakan pembunuhan tersebut sesaat setelah ibu dan bapak korban pergi bekerja pada hari Selasa (31 Juli 2018)," katanya.

Kini, kata Indra, pelaku sudah dilakukan penahanan untuk diproses secara hukum yang berlaku. Sementara, barang bukti yang ikut diamankan penyidik berupa ember, pampers, kaos, uang tunai.

Atas perbuatannya, Indra mengatakan pelaku disangkakan Pasal 80 Ayat (3) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Undang Undang RI Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 339 Jo 340 KUHP ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara. [ton]

Komentar

Embed Widget
x