Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Oktober 2018 | 16:10 WIB

Gugatan Jabatan Cawapres Diprediksi Akan Lama

Oleh : Fadhly Zikry | Selasa, 31 Juli 2018 | 21:32 WIB

Berita Terkait

Gugatan Jabatan Cawapres Diprediksi Akan Lama
Sekjen Mahkamah Konstitusi (MK) Guntur Hamzah - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Sekjen Mahkamah Konstitusi (MK) Guntur Hamzah mengatakan, pihaknya tidak dapat memastikan kapan MK akan selesai memproses gugatan undang-undang jabatan calon Wakil Presiden yang diajukan oleh Partai Perindo.

Hingga saat ini perkara yang paling yang pernah diuji MK yaitu terkait KTP elektronik.

"Kalau PUU sampai 3 bulan selesai. Bahkan ada yang lebih cepat dari itu. Terkait KTP itu tidak tahu persis angkanya tapi itu nggak sampai sebulan," kata Guntur di Gedung MK, Selasa (31/7/2018).

Dia menambahkan, cepat atau lamanya sebuah gugatan diproses tergantung perkaranya. Kemudian saksi dan ahli yang diajukan.

"Sebetulnya tidak ada limitasi waktu, jadi di antara enam kewenangan MK satu-satunya kewenangan MK yang belum dibatasi berapa lama selesai waktu perkara yaitu pengujian undang-udang atau judical review itu. Tetapi kalau kita melihat data-data penyelesaian perkara, ada rentang ada bisa selesai dalam 3 bulan, ada bisa selesai hampir 2 tahun," tuturnya.

Adapun alasan hukum Perindo mengajukan gugatan UU nomor 7/2017 tentang Pemilu yaitu, Perindo merasa dirugikan hak kontitusionalnya karena tidak dapat mencalonkan kembali Jokowi-JK sebagai pasangan Calon Presiden. Perindo merasa dirugikan dengan adanya pasal 169 huruf (n) UU tersebut.

Adapun isi pasal tersebut yaitu, Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden belum pernah menjabat Presiden atau Wakil Presiden selama dua kali masa jabatan dalam jabatan yang sama. Sehingga Perindo tidak dapat mencalonkan JK karena terhalang pasal tersebut.

JK sendiri sudah dua kali menjabat jabatan Wakil Presiden yaitu periode 2004-2009 dan 2014-2019. [ton]

Komentar

Embed Widget
x