Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 16 Agustus 2018 | 04:28 WIB

Kader PDIP Jombang Pakai Kaos #2020GantiKetuaDPC

Oleh : - | Selasa, 31 Juli 2018 | 15:16 WIB
Kader PDIP Jombang Pakai Kaos #2020GantiKetuaDPC
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Jombang - Ratusan kader PDIP dari Jombang mendatangi kantor DPC (Dewan Pimpinan Cabang) yang di Jl Brigjen Katamso, Selasa (31/7) untuk mendesak Ketua DPC PDIP Jombang Marsaid mundur dari jabatannya.

Ratusan kader ini mengenakan kaos dengan hastag #2020GantiKetuaDPC. Mereka datang ke kantor DPC dengan mengendarai sepeda motor. Mereka juga membawa mobil pikap dengan seperangkat pengeras suara. Selanjutnya, kader banteng moncong putih ini melakukan orasi secara bergantian.

"Kami mendesak agar ketua DPC PDIP Jombang dari jabatannya. Karena selama ini pengelolaan partai tidak transparan," kata Kasiyanto, Ketua PAC (Pengurus Anak Cabang) PDIP Kecamatan Bareng, yang juga korlap aksi.

Kasyanto mengatakan, permintaan mundur Ketua DPC PDIP Jombang itu bukan tanpa alasan. Salah satu alasannya, karena Marsaid telah gagal dalam memimpin partai tersebut. Hal itu terbukti dengan kalahnya PDIP dalam Pilbup Jombang dan Pilgub Jatim.

"Selama ini DPC tidak pernah melakukan kordinasi dengan PAC. Akibatnya, paslon yang diusung PDIP dalam Pilbup Jombang kalah. Cagun Jatim yang diusung PDIP juga kalah di Jombang," ujar Kasyanto dalam orasinya.

Kasyanto mengungkapkan, para peserta demo merupakan pengurus PAC se-Kabupaten Jombang. "Sekali lagi, kami meminta Ketua DPC PDIP Jombang mundur dari jabatannya," katanya menegaskan.

Demo kader PDIP Jombang ini mendapat pengawalan ketat dari polisi. Mereka kemudian ditemui oleh Ketua DPC Marsaid. Dalam kesempatan itu, Marsaid menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur dari jabatannya. Mantan anggota DPRD Jombang ini juga membantah semua tudingan yang dialamatkan ke dirinya.

Semisal, soal tudingan tidak transparannya anggaran. Menurut Marsaid, pihaknya sudah rutin membuat laporan mulai yang bersifat harian hingga tahunan. Sedangkan, soal kekalahan dalam pilkada, lanjutnya, tidak bisa menyalahkan satu pihak. Karena selain partai, menang dan kalah dalam pilkada ditentukan figur.

"Pergantian Ketua itu wilayah DPP (Dewan Pimpinan Pusat). Mekanismenya lewat konfercab," kata mantan Wakil Ketua DPRD Jombang ini.

Marsaid justru menuding, demo kader tersebut berlatar belakang politis. Hal itu terlihat dari hastag yang dipakai, yakni #2020GantiKetuaDPC. Hastag tersebut, menurut Marsaid, mirip dengan partai sebelah #2019GantiPresiden.[beritajatim]

Tags

Komentar

x