Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 15:14 WIB

Ini Dasar Polri Larang Joget Kiki Challenge

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 27 Juli 2018 | 11:31 WIB
Ini Dasar Polri Larang Joget Kiki Challenge
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Polri melarang masyarakat untuk ikut-ikutan joget In My Feelings Challenge' atau 'Kiki Challenge'. Larangan tersebut sudah sesuai dengan UU Lalu Lintas yang berlaku.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal menjelaskan aksi joget itu telah melanggar Pasal 283 jo Pasal 106 ayat 1 UU Lalu lintas No 22 tahun 2009. Dalam pasal tersebut berbunyi:

Pengendara kendaraan bermotor yang melakukan kegiatan lain saat mengemudi (Sms-an, telepon dan lain-lain) dan mengemudikan kendaraan yang dipengaruhi suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi (mabuk, gila dan bercanda) didenda dengan maksimal Rp 750.000.

"Itu sudah jelas ada UU yang melarang, jadi ya tidak boleh (melakukan aksi joget Kiki challenge)," kata Brigjen Mohammad Iqbal dalam keterangannya, Jumat (27/7/2018).

Iqbal pun meminta kepada masyarakat untuk tidak ikut-ikutan joget 'Kiki Challenge'. Lewat peraturan UU tersebut, Polri berhak untuk menindak jika ada masyarakat yang melakukan pelanggaran.

"Polri melarang masyarakat untuk joget 'Kiki Challenge'. Kami akan menindak berdasarkan UU penegakkan hukum yang berlaku," jelas Iqbal.

Seperti diketahui, aksi joget In My Feelings Challenge' atau 'Kiki Challenge' merebak di media sosial. Banyak dari masyarakat hingga pesohor ikut melakukan aksi tersebut.

Kiki Challenge yakni aksi yang direkam oleh satu orang didalam mobil yang ditemani satu temannya. Satu temannya kemudian membuka pintu mobil, setelah itu yang bersangkutan berjoget dengan musik yang diputar.

Tak ada yang aneh memang, namun yang menjadi perhatian ketika orang tersebut berjoget setelah membuka pintu mobil itu, mobil tersebut ternyata sambil berjalan, begitu juga orang tersebut joget sambil mengikuti mobil berjalan. Sementara sang perekam sambil mengendarai mobilnya.

Menanggapi maraknya aksi joget tersebut di media sosial, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal mengatakan aksi tersebut dilarang. Sebab, aksi joget dijalanan dapat membahayakan masyarakat dan pihak itu sendiri. Polri pun meminta masyarakat untuk tak ikut-ikut dengan aksi joget tersebut. [rok]

Tags

Komentar

x