Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 03:22 WIB

Prabowo Culik Aktivis, Gerindra: Isu Basi

Oleh : Fadhly Zikry | Jumat, 27 Juli 2018 | 05:00 WIB
Prabowo Culik Aktivis, Gerindra: Isu Basi
Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Partai Gerindra menilai isu penculikan aktivis yang dilakukan Ketua Umum Prabowo Subianto sengaja diungkit oleh pihak tertentu. Apalagi isu tersebut menurut Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman, selalu muncul jelang Pemilihan Umum (Pemilu).

"Biasalah jelang Pemilu, isu-isu basi kembali dihembuskan," kata Habiburokhman kepada INILAHCOM, Kamis (26/7/2018).

Dia menambahkan, isu tersebut sengaja dihembuskan untuk menyerang Prabowo. Terlebih lagi, Prabowo saat ini tengah membangun koalisi untuk Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

"Kurang lebih, lebih kurang begitu (menyerang Prabowo)," ujarnya.

Sebelumnya, Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat mengungkap dokumen tentang penculikan aktivis pada tahun 1998. Didalam dokumen itu disebut nama Prabowo dan timnya yang melakukan penculikan. Informasi tersebut didapat staf Kedutaan AS dari seorang pimpinan mahasiswa saat itu. Prabowo sendiri pernah menjawab secara langsung tudingan tersebut didepan publik. Hal itu terjadi saat debat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden tahun 2014 lalu di Balai Sarbini, Jakarta.

Saat itu Prabowo menjawab pertanyaan dari Jusuf Kalla tentang Hak Azasi Manusia (HAM). "Kira-kira arah bapak kan begitu, bahwa saya tidak bisa menjaga HAM karena saya pelanggar HAM. Kira-kira begitu kan begitu bapak arahnya," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, hak asasi manusia paling dasar adalah hak untuk hidup, sesuai yang tertuang didalam UUD 1945. "Yang menilai itu adalah atasan. Saya mengerti arah (pertanyaan) bapak (JK), tidak apa-apa, tetapi saya ada di sini, saya sebagai mantan prajurit melaksanakan tugas sebaik-baiknya," katanya. [fad]

Komentar

x