Find and Follow Us

Senin, 14 Oktober 2019 | 11:53 WIB

Gerindra Sebut Kualitas Dokumen NSA Rendah

Oleh : Fadhly Zikry | Jumat, 27 Juli 2018 | 03:00 WIB
Gerindra Sebut Kualitas Dokumen NSA Rendah
Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, dokumen rahasia yang diungkap oleh Lembaga Arsip Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat tentang keterlibatan Prabowo Subianto terkait penghilangan sejumlah aktivis 98, merupakan dokumen yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.

"Sebagai materi intelejen dokumen itu menurut saya sangat rendah kulitasnya," kata Habiburokhman kepada INILAHCOM, Kamis (26/7/2018).

Menurut Habiburokhman, informasi yang didapat oleh kedutaan Amerika Serikat pada tahun 1998 juga tidak dapat dijadikan rujukan. Pasalnya informasi tersebut tidak didapat secara utuh.

"Bagaimana mungkin informasi seorang mahasiswa yang juga hanya mendengar dari rekannya yang tidak berdasar bukti apapun bisa dijadikan rujukan bagi intelejen Amerika," ujarnya.

Sebelumnya, NSA mengungkap dokumen tentang penculikan aktivis pada tahun 1998. Didalam dokumen itu disebut nama Prabowo dan timnya yang melakukan penculikan. Informasi tersebut didapat staf Kedutaan AS dari seorang pimpinan mahasiswa saat itu. Prabowo sendiri pernah menjawab secara langsung tudingan tersebut didepan publik. Hal itu terjadi saat debat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden tahun 2014 lalu di Balai Sarbini, Jakarta.

Saat itu Prabowo menjawab pertanyaan dari Jusuf Kalla tentang Hak Azasi Manusia (HAM). "Kira-kira arah bapak kan begitu, bahwa saya tidak bisa menjaga HAM karena saya pelanggar HAM. Kira-kira begitu kan begitu bapak arahnya," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, hak asasi manusia paling dasar adalah hak untuk hidup, sesuai yang tertuang didalam UUD 1945. "Yang menilai itu adalah atasan. Saya mengerti arah (pertanyaan) bapak (JK), tidak apa-apa, tetapi saya ada di sini, saya sebagai mantan prajurit melaksanakan tugas sebaik-baiknya," katanya. [fad]

Komentar

x