Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 16 Agustus 2018 | 17:57 WIB

Perindo Terkejut JK Pihak Terkait Syarat Cawapres

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Sabtu, 21 Juli 2018 | 12:15 WIB
Perindo Terkejut JK Pihak Terkait Syarat Cawapres
Wakil Presiden Jusuf Kalla - (Foto: inilahcom/Eusebio CT)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla muncul menjadi pihak terkait dalam gugatan Partai Perindo ke MK perihal syarat cawapres di Pilpres 2019. Perindo mengakui munculnya JK sebagai pihak terkait merupakan sebuah kejutan.

"Kalau mengagetkan, ya mengagetkan. Karena kami tidak membayangkan figur beliau (JK) secara aktif mengajukan diri, karena dalam statment beliau itu terlihat sekali berbeda dengan periode sebelumnya," ujar Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP Partai Perindo Christophorus Taufik dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/7/2018).

Taufik menilai langkah JK yang sebelumnya enggan untuk maju lagi sebagai Capres atau Cawapres, tapi kini berubah secara mendadak membuat peta politik bisa saja berubah. Perindo pun kini menunggu hasil putusan MK.

"Saya pribadi kaget sekaligus gembira. Kami melihat beliau sudah tidak ada ambisius lagi dan tidak semangat, tapi nyatanya berubah," ujarnya.

"Saya anggap siapapun yang mendukung (syarat Cawapres) ya murni positif ya. Kita tunggu saja hasil MK," imbuh dia.

Sebelumnya, Partai Perindo menggugat UU No 7/2017 tentang Pemilu. Mereka menggugat Pasal 169 huruf n yang dianggap menghalangi Wapres JK untuk maju pada Pilpres 2019.

Dalam pasal tersebut dinyatakan capres-cawapres bukanlah orang yang pernah menjadi presiden atau wakil presiden sebanyak dua periode. Berikut bunyi Pasal 169 huruf n:

Belum pernah menjabat sebagai presiden atau wakil presiden selama 2 (dua) kali masa jabatan dalam jabatan yang sama.

Gugatan itu diajukan karena Perindo mengaku dirugikan oleh kehadiran pasal tersebut. Menurutnya, pasal itu menghalangi partainya mengajukan JK sebagai cawapres pada pemilu nanti. Diketahui JK sudah dua kali menjabat sebagai cawapres, yakni di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jika gugatan itu diterima, tak menutup kemungkinan JK kembali jadi cawapres di Pilpres 2019. Pihak JK sudah angkat bicara soal hal ini. [ton]

Komentar

x