Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 14 Agustus 2018 | 16:24 WIB

Dirut PT PJB Ogah Jelaskan Suap Proyek PLTU Riau

Oleh : Ivan Setyadi | Kamis, 19 Juli 2018 | 18:43 WIB
Dirut PT PJB Ogah Jelaskan Suap Proyek PLTU Riau
Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Investasi, Gunawan Y Hariyanto - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Investasi, Gunawan Y Hariyanto enggan memberikan keterangan usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gunawan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-I.

Mengenakan kemeja dibalut jaket kulit hitam, Gunawan memilih terus berjalan menerobos kerumunan awak media. "Tanya penyidik saja. Semua sudah saya katakan kepada penyidik," kata Gunawan di Gedung KPK Jakarta, Kamis (19/7/2018).

Gunawan juga menolak berkomentar saat disinggung alasan penunjukan Blackgold Natural Recourses Limited sebagai penggarap proyek PLTU Riau-I. Perusahaan tambang itu turut dimiliki Johannes B Kotjo, tersangka suap kepada Eni Saragih.

Gunawan tetap bergeming dan terus berjalan meninggalkan kerumunan wartawan menuju mobilnya. "Terima kasih ya," ucapnya seraya terus berlalu.

Gunawan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Johannes Kotjo.

Dalam kasus suap ini, KPK menetapkan Eni dan salah satu pemegang saham Blackgold Natural Recourses Limited, Johannes B Kotjo. Eni diduga menerima uang sebesar Rp4,8 miliar secara bertahap dari Kotjo.

Saat operasi tangkap tangan (OTT), Eni menerima Rp500 juta dari Kotjo. Uang tersebut pemberian keempat dari total Rp4,8 miliar yang telah ia terima dari Bos Apac Group itu.

Proyek PLTU Riau-I yang masuk dalam proyek 35 ribu Megawatt itu rencananya bakal digarap Blackgold, PT Samantaka Batubara, PT Pembangkit Jawa-Bali, PT PLN Batubara dan China Huadian Engineering Co. Ltd.[jat]

Tags

Komentar

x