Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 16 Oktober 2018 | 01:27 WIB

Jadi Komisaris AP I

Ngabalin Ucapkan Terima Kasih ke Rini

Oleh : Ray Muhammad | Kamis, 19 Juli 2018 | 18:06 WIB

Berita Terkait

Ngabalin Ucapkan Terima Kasih ke Rini
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresiden, Ali Mochtar Ngabalin‎ - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresiden, Ali Mochtar Ngabalin mengaku bersyukur atas penunjukkan dirinya sebagai Komisaris Angkasa Pura I (Persero) Jakarta oleh Kementerian BUMN.

Adapun Ngabalin diangkat sebagai Anggota Dewan Komisaris Angkasa Pura I menggantikan Selby Nugraha Rahman. Hal ini disampaikan Kementerian BUMNsaat mengumumkan perubahan susunan komisaris PT Angkasa Pura I (Persero) yang di dalamnya terdapat tiga nama baru menduduki posisi itu.

Ngabalin mengaku belum diberitahukan sebelumnya soal penunjukkan jabatan barunya ini. Bahkan dirinya mengatakan belum pernah berbincang empat mata dengan Menteri BUMN Rini Soemarno untuk menawarkan jabatan ini.

"Jadi tentu ini menjadi domainnya beliau. Ini menjadi hak dan kewenangan beliau sebagai menteri dan karena itulah yang saya terima kasih banyak," ujar Ngabalin di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (19/7/2018).

Lebih jauh, ia menegaskan jabatan ini tidak datang dari langit namun ada pihak-pihak yang menyeleksi hingga memutuskan dirinya sebagai salah satu nama yang dipilih oleh pemerintah.

"Tentu saya merasa berterima kasih. Tentu saya merasa bersyukur kepada Allah, kepada Tuhan Yang Maha Esa karena pemerintah dalam hal ini Ibu Menteri BUMN memberikan kepercayaan kepada saya," ungkapnya.

Selain berterima kasih, ia pun menyampaikan apresiasi kepada Menteri Rini atas kepercayaan untuk jabatan yang akan segera dipangkunya ini. "Kita dipilih menjadi salah satu orang kepercayaan sebagai anggota komisaris Angkasa Pura I, itu saja. Lama prosesnya sebelum di KSP," ucapnya.

Dia pun akan mempertimbangkan lebih lanjut soal rencana dirinya untuk maju sebagai bakal calon legislatif di pemilu 2019 pasca penunjukkan dirinya sebagai petinggi lembaga dibawah naungan BUMN ini.

"Dengan diangkat menjdi komisaris, berarti ada yang mesti saya buka lagi aturannya. Saya mesti baca aturannya," pungkas politikus senior Golkar ini.[jat]

Komentar

Embed Widget
x