Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 Agustus 2018 | 10:53 WIB

Ngarep Kader Cawapres, PKS Ogah Cuma Jadi Timses

Oleh : Ray Muhammad | Rabu, 18 Juli 2018 | 05:00 WIB
Ngarep Kader Cawapres, PKS Ogah Cuma Jadi Timses
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengharapkan agar posisi cawapres Prabowo tetap jatuh kepada kadernya, jika Demokrat nantinya bergabung ke dalam koalisi bersama Gerindra dan PAN.

Politikus PKS Mahfudz Siddiq mengatakan posisi cawapres bagi PKS merupakan hal yang penting. Pasalnya, jika salah satu kader PKS dipilih menjadi cawapres Prabowo, maka akan sangat berpengaruh bagi pemilihan legislatif (pileg).

"Dari yang disampaikan pimpinan PKS adalah bagaimana memastikan satu dari sembilan kadernya bisa menjadi cawapres. Ini untuk kepentingan pileg juga," ujar Mahfudz kepada INILAHCOM, Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Ia menuturkan, PKS tak mau lagi hanya sekadar menjadi mesin pendorong atau tim di balik layar saat pilpres nanti. Menurutnya, sudah saatnya kader PKS ikut bertarung di kontestasi lima tahun sekali itu.

"Ini akan sangat besar pengaruhnya. Kalau PKS nggak dapat cawapres, hanya mesin pendorong, mungkin PKS akan banyak kehilangan suara," katanya.

Lebih lanjut, Mahfudz menambahkan hingga saat ini pihaknya masih mendengar bahwa keinginan Demokrat ialah membangun poros ketiga untuk pilpres. Sehingga, kemungkinan Demokrat tak bergabung ke dalam koalisi bersama pihaknya bisa saja terjadi.

"Kalau yang saya tahu, Demokrat atau Pak SBY justru sedang berupaya membangun poros ketiga, sehingga bukan Demokrat ikut yang lain, melainkan yang lain ikut Demokrat. Kalau syarat 20 persen masih berlaku, poros ketiga sangat mungkin," pungkas Ketua Fraksi PKS di DPR ini. [rym]

Komentar

x