Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 03:54 WIB

Penjaga Gereja Cabuli 2 Bocah di Bojonegoro

Selasa, 17 Juli 2018 | 02:11 WIB

Berita Terkait

Penjaga Gereja Cabuli 2 Bocah di Bojonegoro
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Bojonegoro - Dua bocah di Kabupaten Bojonegoro menjadi korban pencabulan. Modus pelaku dengan cara menakut-nakuti korban, jika tidak menuruti nafsu seks pelaku, maka akan terkena santet dan sakit.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengatakan, pencabulan kepada anak-anak itu dilakukan sejak 2016 dan baru terungkap tahun ini. Perbuatan itu dilakukan usai melakukan sekolah Minggu di belakang gereja yang ada di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.

Ary Fadli menambahkan, kasus tersebut mencuat setelah adanya laporan dari orang tua kedua korban. Dari laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan mengamankan terlapor, berinisial WS (49), seorang penjaga Gereja, warga Kecamatan Ngasem.

Setelah dilakukan pemeriksaan, terlapor kemudian ditetapkan sebagai tersangka. "Modus pelaku dengan cara menakut-nakuti korban akan terkena santet atau guna-guna jika tidak mau berhubungan badan dengan pelaku," ujar Ary Fadli, Senin (16/7/2018).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, diduga masih ada korban lain. Namun, hingga kini baru dua orang yang melapor ke Polres Bojonegoro. Korban persetubuhan anak itu masih berusia 14 dan 15 tahun yang biasa melakukan sekolah Minggu di Gereja.

"Kemungkinan ada korban lain, namun sejauh ini baru dua orang yang lapor," terangnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 81 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara.

Dari kasus tersebut, penyidik mengamankan barang bukti berupa baju dan celana korban untuk proses hukum lebih lanjut. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x