Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 22 November 2018 | 19:01 WIB

Bom Polres Indramayu Terkait Jatim dan Mako Brimob

Oleh : Happy Karundeng | Minggu, 15 Juli 2018 | 23:04 WIB

Berita Terkait

Bom Polres Indramayu Terkait Jatim dan Mako Brimob
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Indramayu - Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan aksi teror bom panci oleh pasutri Gl dan NH di Polres Indramayu, bom Jawa Timur dan penyerangan Mako Brimob Kelapa Dua Depok merupakan aksi dari pelaku dengan jaringan yang sama.

Semua pelaku yang ditangkap Densus 88 anti teror tersebut, diakui Agung, merupakan jaringan dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Semuanya satu rangkaian. Berkaitan juga dengan bom di Jawa Timur, penyerangan di tahanan Kelapa Dua (Mako Brimob). Semuanya jaringan JAD," katanya di Mapolres Indramayu, Minggu (15/7/2018).

Ia menyatakan saat ini pihaknya masih mencari motif penyerangan di Mapolres Indramayu. Total pelaku yang telah diamankan oleh tim Densus 88 anti teror sebanyak tujuh orang, termasuk pasutri yang menyerang Mapolres Indramayu, Gl dan NH, serta M yang merupakan paman dari Gl.

Diketahui, Mapolres Indramayu diserang oleh pada Minggu (15/72018) dini hari. Sebelum kejadian penyerangan itu, pada Sabtu (14/7/2018) malam, Densus 88 anti teror sempat menangkap empat orang terduga teroris.

Dari informasi yang dihimpun identitas keempat pelaku lainnya yakni AS alias T (44), anak AS yaitu IIB (16) serta dua orang lain yaitu K alias R (31) dan MU alias A (39).

AS dan anaknya ditangkap di Jalan Jenderal Sudirman. Sementara dua orang lain K ditangkap di Kecamatan Haurgeulis dan MU ditangkap di Kecamatan Kadanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. [hpy]

Komentar

Embed Widget
x