Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 16 Juli 2018 | 19:17 WIB
 

Eni Miliki Harta Kekayaan Rp 7,5 Miliar

Oleh : Agus Iriawan | Sabtu, 14 Juli 2018 | 12:59 WIB
Eni Miliki Harta Kekayaan Rp 7,5 Miliar
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Golkar Eni Maulana Saragih - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Golkar Eni Maulana Saragih. Bersama Eni, tim penindakan mengamankan delapan orang lainnya beserta uang ratusan juta rupiah.

Eni diduga terlibat dalam tindak pidana suap terkait proyek listrik 35000 MWh di Riau. Eni diduga menerima suap dari pihak swasta bernama Johanes B Kotjo dari Apac Grup Textil.

Berdasarkan penelusuran INILAHCOM, melalui acch.kpk.go.id, Eni tercatat melaporkan harta kekayaannya pada 29 Desember 2014. Saat dirinya menjadi anggota Komisi VII DPR RI periode 2014-2019.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut, Eni tercatat memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan di sejumlah wilayah seperti Tangerang, Lebak, dan Gresik yang mencapai total Rp 3.180.604.000.

Harta bergerak yang dilaporkan Eni yakni senilai total Rp 3.004.100.000. Jumlah total harta bergerak tersebut tak dijabarkan oleh Eni berupa apa saja. Dalam laman tersebut Eni hanya tercatat memiliki Toyota Kijang Innova senilai Rp 160 juta.

Eni juga tercatat memiliki giro dan setara kas lainnya sejumlah Rp 1,1 miliar dan USD 20 ribu. Eni memiliki utang dalam bentuk pinjaman sebesar Rp 227.072.000.

Jadi jumlah total harta kekayaan Eni yakni Rp 7.217.632.000 dan USD 20 ribu.

Diketahui, anggota DPR fraksi Golkar, Eni Saragih ditangkap KPK di rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham yang juga Ketua Korbid Kelembangaan Golkar.

Wakil Ketua Komisi VII DPR ini ditangkap setelah transaksi suap dilakukan.

"Ada 9 orang sudah kita amankan dari salah satu rumah dinas menteri, " kata Kabiro Humas KPK febri Diansyah di kantornya, Jumat (13/7/2018).

Selain Eni, delapan orang yang ditangkap berasal dari unsur swasta sampai staf ahli. Barang bukti yang diamankan saat ini berupa uang sebesar Rp 500 juta. [rok]

Tags

Komentar

x